Skandal MBG Pakamban Laok 2 : Roti Diduga Berjamur Lolos Distribusi, SPPI Dituding Lepas Tanggungjawab

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakta bahwa makanan tidak layak konsumsi dapat berulang kali lolos distribusi menunjukkan kegagalan kontrol yang tidak bisa lagi dianggap sebagai kesalahan teknis semata. Kondisi ini mengarah pada dugaan kelalaian serius dalam sistem pengawasan.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mendasar: apakah SPPI Koordinator Wilayah Kabupaten Sumenep, M. Khalilur Rahman Hidayatullah, tidak mengetahui persoalan ini, atau justru membiarkan pelanggaran terus terjadi tanpa tindakan tegas?

Baca Juga :  IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme

Ketiadaan transparansi dan belum adanya langkah korektif yang terlihat publik semakin memperkuat persepsi bahwa pengawasan berjalan lemah dan tidak responsif terhadap risiko kesehatan siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program MBG yang seharusnya menjadi instrumen peningkatan gizi anak justru terancam kehilangan kepercayaan masyarakat jika pengawasan dibiarkan longgar dan pelanggaran tidak ditindak.

Baca Juga :  BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Masyarakat kini menuntut pertanggungjawaban nyata. Evaluasi menyeluruh, pengetatan pengawasan, dan sanksi tegas terhadap pihak yang lalai bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk mencegah ancaman kesehatan terhadap anak-anak.

Berita Terkait

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:01 WIB

SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Berita Terbaru

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 19:57 WIB