Kepala Desa dan Dana BUMDes: Dari Amanah ke Dugaan Penyimpangan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“BUMDes dibentuk untuk mensejahterakan rakyat, bukan untuk memperkaya penguasa desa. Kalau uang rakyat justru hendak dikorupsi, ini bentuk pengkhianatan terhadap amanah publik,” tegas Farida dengan nada geram.

Padahal, lanjut Farida, BUMDes Meddelan yang bergerak di sektor peternakan seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan kerja, serta menekan angka kemiskinan.

Baca Juga :  Kadinsos Sumenep Tegaskan Jangan Ada Alasan Apapun Bantuan PKH Tidak Boleh Ada Pemotongan dan Penguasaan ATM atau PIN 

“Yang terjadi justru sebaliknya. Dana ratusan juta diduga menguap, sementara ternak yang ada hanya belasan ekor. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi patut diduga sebagai kejahatan anggaran,” ujar aktivis perempuan lulusan Malang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Desa Meddelan, Moh. Haris, saat dikonfirmasi awak media berdalih bahwa seluruh pengelolaan dana diserahkan sepenuhnya kepada pihak BUMDes. Ia mengklaim pemerintah desa tidak ikut campur dalam pengadaan ternak kambing tersebut, sembari mengajak awak media untuk bertemu langsung.

Baca Juga :  Terbongkar! Oknum Debt Collector Diduga Gadaikan Motor Warga demi Uang “86” Rp 3 Juta

Namun, di tengah bantahan itu, publik kini menanti: klarifikasi atau pembuktian?

Berita Terkait

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:01 WIB

SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Berita Terbaru

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 19:57 WIB