Wali Murid Geram Menu MBG SPPG Marengan Daya Ayam Suwir Basi dan Buah Busuk Tak Layak Konsumsi Lolos Meja Siswa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjamin asupan sehat bagi anak usia dini justru menuai kecaman keras dari wali murid. Menu yang disalurkan oleh SPPG Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, di bawah naungan Yayasan Bakti Bunda Berkarya, dinilai tidak layak konsumsi dan membahayakan kesehatan anak-anak, khususnya siswa TK.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, menu MBG yang diterima anaknya pada Selasa (27/1/2026) berupa mie goreng dengan lauk ayam suwir dalam kondisi basi dan berbau menyengat. Menurutnya, kondisi tersebut jelas berbahaya jika dikonsumsi oleh anak-anak.

Baca Juga :  Pernyataan Kontroversial Kepala SPPG Guluk-Guluk Dinilai Provokatif dan Berpotensi Langgar Aturan Presiden RI

“Menu hari ini mie goreng dengan ayam suwir sebagai protein, tapi ayam suwir nya sudah basi dan tidak layak dikonsumsi. Jelas itu bahaya buat anak-anak, apalagi anak TK” ujarnya dengan nada kecewa.

Tak hanya lauk utama, buah salak yang disertakan sebagai pelengkap menu juga disebut dalam kondisi busuk. Ia menilai kelalaian tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan kualitas makanan sebelum didistribusikan ke siswa.

Baca Juga :  Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep

“Untuk buah salak juga banyak yang busuk. Jujur saat tahu itu pasti kecewa. Sejak awal pembagian MBG tampilannya saja sudah kurang menarik. Apalagi sasarannya anak TK, tampilannya sama sekali tidak mengundang selera makan,” tuturnya.

Wali murid tersebut juga mempertanyakan keputusan pemilihan buah salak yang dikenal mudah membusuk. Ia menilai seharusnya ada standar ketat dalam pemilihan bahan makanan, terlebih untuk konsumsi anak-anak.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru