Wali Murid Geram Menu MBG SPPG Marengan Daya Ayam Suwir Basi dan Buah Busuk Tak Layak Konsumsi Lolos Meja Siswa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Buah salak itu paling gampang dan paling cepat busuk. Tapi kenapa masih bisa lolos sampai ke siswa?,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menduga makanan tersebut telah terkontaminasi bakteri karena lauk basi berada dalam satu kotak makan dengan menu lain, meski dipisahkan sekat.

“Ayamnya sudah bau dan tak layak dimakan. Walaupun terpisah di satu kotak makan, bakteri dari yang basi itu bisa mengkontaminasi makanan lain,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa program MBG di sekolah anaknya baru berjalan di minggu pertama, namun sejak hari-hari awal sudah banyak makanan yang tidak dimakan siswa. Bahkan pada hari pertama, makanan disebut banyak yang dilepeh oleh anak-anak.

Kondisi ini memicu kemarahan dan kekecewaan wali murid terhadap pengelola SPPG Marengan Daya di wilayah Marengan Daya. Para wali murid mendesak adanya evaluasi menyeluruh, audit kualitas makanan, serta pertanggungjawaban dari pihak penyedia MBG agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Audiensi IWO dengan Satgas MBG Sumenep, Korwil dan Korcam Dorong Evaluasi Dapur SPPG Bermasalah

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Marengan Daya maupun Yayasan Bakti Bunda Berkarya terkait dugaan penyaluran menu MBG yang tidak layak konsumsi tersebut.

Berita Terkait

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan
Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara
Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep
Kerugian Negara Mencapai Rp500 Juta Lebih, Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Korupsi
Fakta dari Camat dan Wali Murid Menguat, SPPG Syita Ananta dan Kepala Sekolah Dipertanyakan Publik

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:02 WIB

Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Selasa, 28 April 2026 - 22:27 WIB

Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 21:43 WIB

Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara

Jumat, 24 April 2026 - 15:26 WIB

Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep

Berita Terbaru