Musik Daul Phuser Bhumih Borong Dua Gelar Juara di Festival Musik Daul Gubernur Jatim Cup 2025

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Jatimkita.id— Grup seni tradisional Musik Daul Phuser Bhumih kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong dua gelar juara dalam ajang Festival Musik Daul Gubernur Jawa Timur Cup 2025 yang digelar di Kabupaten Pamekasan, Sabtu Malam (13/12/2025).

Dalam festival bergengsi tersebut, Phuser Bhumih berhasil meraih Juara Kategori Penyaji Terbaik dan Juara Kategori Aresmin Terbaik, mengungguli sejumlah grup musik daul dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Grup yang berasal dari Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan ini tampil memukau dengan sajian musik daul khas Madura yang energik, harmonis, dan sarat akan nilai-nilai budaya lokal. Konsistensi irama, kekuatan tabuhan, serta kekompakan para pemain menjadi keunggulan utama yang berhasil mencuri perhatian dewan juri.

Baca Juga :  Perbup Busana ASN Dipersoalkan, Budayawan Sumenep: Ini Penyeragaman, Bukan Pelestarian

Kesuksesan tersebut tidak lepas dari peran Imam Syafi’i Wahyudi selaku Ketua Musik Daul Phuser Bhumih, yang terus mendorong kekompakan serta semangat seluruh anggota dalam setiap proses latihan hingga penampilan di lomba.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota, doa masyarakat Desa Cenlecen, serta dukungan dari berbagai pihak yang selalu membersamai kami,” ujar Imam Syafi’i Wahyudi.

Baca Juga :  20 Juta Batang Rokok Produk PT ESM Pamekasan Resmi di Ekspor ke Filipina

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Mas Halim, selaku owner JH Audio, yang telah memberikan dukungan dan support maksimal, mulai dari proses latihan hingga pelaksanaan lomba selesai.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Madura untuk terus melestarikan seni budaya daerah, sekaligus membawa Musik Daul semakin dikenal luas hingga ke kancah nasional dan internasional.

Berita Terkait

Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja
Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura
Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng
Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!
Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026
Perbankan di Sumenep Didorong Perkuat Modal Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
‎Workshop Teater Pekan Seni Madura X Jadi Ruang Belajar Lintas Generasi
‎Parade Teater Tutup Pekan Seni Madura X, Suguhkan Refleksi Lingkungan, Mimpi, dan Masa Depan Teknologi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja

Senin, 21 September 2026 - 15:30 WIB

Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura

Senin, 7 September 2026 - 22:08 WIB

Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng

Senin, 7 September 2026 - 14:28 WIB

Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026

Berita Terbaru