Bantuan Aspal Drum Khofifah untuk Sumenep Disorot, Benarkah Hanya Pemanis?

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Bantuan aspal drum dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Sumenep menuai sorotan. Bantuan yang disebut hanya sekitar 1,5 truk dipertanyakan kecukupan dan keberlanjutannya di tengah kebutuhan penanganan jalan provinsi yang berlubang di sejumlah titik.

‎Persoalannya bukan sekadar bantuan sudah diserahkan atau belum, melainkan apakah volume aspal tersebut benar-benar sebanding dengan kebutuhan perbaikan jalan di lapangan. Ketika kerusakan jalan masih membutuhkan penanganan, Pemprov Jatim dituntut menjelaskan secara terbuka sasaran, peruntukan, dan dampak nyata bantuan yang diberikan.

Baca Juga :  Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan

‎Bantuan aspal drum memang dapat dimanfaatkan untuk menangani lubang pada titik-titik tertentu. Namun, efektivitasnya bergantung pada volume material, tingkat kerusakan, luas ruas jalan yang terdampak, serta metode perbaikan yang diterapkan.

‎Persoalan semakin menjadi perhatian ketika muncul pertanyaan mengenai keberlanjutan bantuan tersebut. Apakah penyaluran aspal akan dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan atau hanya diberikan dalam kesempatan tertentu?.

Baca Juga :  ‎Konsolidasi ke SMSI Jatim, SMSI Sumenep Siapkan Program Kerja 2027

‎”Lailahailallah, itu sesuai dengan kebutuhan, Pak,” kata Gurbernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai awak media.

‎”Kalau berkala mungkin tidak membutuhkan, saya banyak membantu kabupaten di Jawa Timur,” ungkapnya lagi.

‎Bantuan aspal drum ini sebenarnya sangat bermanfaat ketika memenuhi kebutuhan di daerah. Jalan berlubang dapat menghambat mobilitas masyarakat, mengganggu distribusi barang dan aktivitas ekonomi, serta meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Berita Terkait

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI
Dari Prosesi Arya Wiraraja hingga Musik Tong-Tong, Sumenep Teguhkan Identitas Budaya di KEN 2026
Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep
Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar
Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri
Program GEMILANG SKK Migas–KEI di Pagerungan Tuai Apresiasi, Guru Kepulauan Didorong Tingkatkan Kompetensi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026

Berita Terbaru