MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎SUMENEP, Jatim Kita – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang semestinya menjadi asupan bergizi dan aman bagi anak sekolah justru kembali menuai sorotan.

‎Satu ompreng makanan MBG yang didistribusikan SPPG Kolor 1 Yayasan Nurul Islam Laok Jang Jang kepada siswa SDN II Paberasan, Kabupaten Sumenep, Kamis (8/10/2026), dilaporkan ditemukan ulat di dalam makanan.

‎Temuan tersebut membuat lingkungan sekolah heboh. Seorang siswa yang hendak menyantap makanan MBG melaporkan adanya ulat dalam ompreng yang diterimanya.

Baca Juga :  Disuspend Tak Bikin Jera, Menu Aneh MBG SPPG Yayasan Tarbiyatus Shibyan Dungkek Kini Tidak Dimakan Siswa

‎PIC SDN II Paberasan membenarkan kejadian tersebut setelah melakukan pengecekan terhadap makanan yang dibagikan.

‎”Tadi saya juga terkejut ada satu anak yang laporan kalau MBG-nya ada ulatnya. Dan jadi heboh satu sekolah,” ujar PIC SDN II Paberasan saat dikonfirmasi Jatim Kita, Kamis (8/10/2026).

‎Pihak sekolah kemudian melakukan pemeriksaan terhadap ompreng lainnya. Hasil pengecekan sementara, temuan ulat disebut hanya terdapat pada satu ompreng, sedangkan ompreng lainnya dinyatakan aman.

‎Meski hanya ditemukan pada satu ompreng, persoalan tersebut tidak seharusnya dianggap sebagai kejadian sepele.

Baca Juga :  Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri

‎Sebab, makanan tersebut diproduksi dan didistribusikan dalam rangka Program MBG yang memiliki standar tata kelola, keamanan pangan, kebersihan dan kualitas makanan yang wajib dipenuhi oleh SPPG.

‎Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026 menjadi salah satu dasar penyelenggaraan program tersebut. Dokumen tersebut secara resmi berstatus berlaku.

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis
Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan
Dugaan Siswa Keracunan MBG SPPG Syita Ananta Disangkal Tanpa Rekam Medis, Puskesmas Saronggi Diserang Kritik
Menu MBG Bau Lolos ke Meja Siswa, SPPG Talang Yayasan Syita Ananta Didesak Bertanggung Jawab
Ramadhan Penuh Makna, Driver Ambulance dan Relawan Sumenep Bagikan 120 Takjil dan Gelar Buka Bersama 
RS Baghraf Health Care Resmi Layani BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Sumenep Kian Luas

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:57 WIB

MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:10 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:37 WIB

Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan

Berita Terbaru