Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Jatim Kita – Tim Peneliti Academic & Social Studies (ACCESS) telah mengantongi data status gizi anak sebagai bahan penelitian bertajuk “Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap Status Gizi Anak”. Data tersebut diperoleh langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan pada Selasa (19/5/2026).

‎Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Anis Faizah, S.Gz., M.Si., mengatakan bahwa pemberian data tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penelitian yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pola hidup masyarakat serta menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah di bidang kesehatan dan gizi.

Baca Juga :  Daul Phuser Bhumih Siap Guncang Karnaval Akbar Madrasah Miftahul Khair di Pamekasan

‎Ia berharap masyarakat, khususnya anak-anak, dapat mulai membiasakan diri menerapkan pola makan sehat guna meningkatkan kualitas gizi.

‎“Harapannya anak-anak dapat terbiasa mengonsumsi sayur. Selama ini masih banyak makanan yang terbuang sia-sia. Semoga penelitian ini dapat memberikan edukasi dan motivasi kepada anak-anak agar terbiasa dengan pola makan sehat. Selain itu, menu makanan juga harus variatif dan menarik agar tidak banyak makanan yang tersisa,” ujarnya.

Baca Juga :  Diduga Salurkan MBG Tak Layak Konsumsi, Warga Marengan Daya Keluhkan Kinerja SPPG

‎Lebih lanjut, Anis Faizah menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada anak-anak, melainkan juga dari perubahan perilaku konsumsi pangan dalam kehidupan sehari-hari.

‎Menurutnya, edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, tenaga kesehatan, serta pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran anak-anak dalam menjaga kesehatan sejak usia dini.

Berita Terkait

MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis
Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Dugaan Siswa Keracunan MBG SPPG Syita Ananta Disangkal Tanpa Rekam Medis, Puskesmas Saronggi Diserang Kritik
Menu MBG Bau Lolos ke Meja Siswa, SPPG Talang Yayasan Syita Ananta Didesak Bertanggung Jawab
Ramadhan Penuh Makna, Driver Ambulance dan Relawan Sumenep Bagikan 120 Takjil dan Gelar Buka Bersama 
RS Baghraf Health Care Resmi Layani BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Sumenep Kian Luas

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:57 WIB

MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:10 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:37 WIB

Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan

Berita Terbaru