PAMEKASAN, Jatim Kita – Tim Peneliti Academic & Social Studies (ACCESS) telah mengantongi data status gizi anak sebagai bahan penelitian bertajuk “Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap Status Gizi Anak”. Data tersebut diperoleh langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan pada Selasa (19/5/2026).
Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Anis Faizah, S.Gz., M.Si., mengatakan bahwa pemberian data tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penelitian yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pola hidup masyarakat serta menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah di bidang kesehatan dan gizi.
Ia berharap masyarakat, khususnya anak-anak, dapat mulai membiasakan diri menerapkan pola makan sehat guna meningkatkan kualitas gizi.
“Harapannya anak-anak dapat terbiasa mengonsumsi sayur. Selama ini masih banyak makanan yang terbuang sia-sia. Semoga penelitian ini dapat memberikan edukasi dan motivasi kepada anak-anak agar terbiasa dengan pola makan sehat. Selain itu, menu makanan juga harus variatif dan menarik agar tidak banyak makanan yang tersisa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anis Faizah menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada anak-anak, melainkan juga dari perubahan perilaku konsumsi pangan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, tenaga kesehatan, serta pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran anak-anak dalam menjaga kesehatan sejak usia dini.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









