Menu MBG di MTsN Saronggi Ditinggalkan Siswa, Video “Mubadzir” Meledakkan Kritik Publik

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berada di bawah sorotan tajam. Sebuah video yang menunjukkan makanan MBG di MTsN Saronggi dibiarkan utuh dan tidak disentuh oleh para siswa memicu gelombang kritik dari publik.

Dalam video yang beredar, seorang guru tampak mengemas ulang porsi makanan yang tidak tersentuh terdiri dari nasi, olahan telur, tempe, sayur, dan satu buah pisang. Hampir semua komponen lauk dibiarkan utuh oleh siswa; hanya pisang yang terlihat diambil sebagian kecil dari mereka.

Baca Juga :  MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan

“Kalau seperti ini, mubadzir. Telurnya hambar, anak-anak tidak mau makan, hanya pisangnya yang diambil,” keluh guru tersebut sembari memperlihatkan tumpukan makanan yang kembali masuk ke wadah.

Pengirim video melalui WhatsApp bahkan menguatkan situasi tersebut. “Epabeli ben siswa tadhek se ekakana, tak loang sakale (Dikembalikan siswa, tidak dimakan sama sekali, red),” ujarnya.

Dari penelusuran awal, sejumlah siswa menilai rasa lauk kurang sedap, menu terkesan seadanya, serta penyajian yang dinilai kurang layak. Faktor inilah yang diduga menjadi pemicu utama penolakan massal terhadap hidangan MBG hari itu.

Baca Juga :  Menu Bermasalah Terungkap, Kepala SPPG Jambu Tak Mampu Paparkan Sertifikasi Dapur

Kejadian ini mempertegas kritik masyarakat terhadap kualitas pengelolaan MBG, khususnya terkait standar rasa, standar gizi, kebersihan dapur, hingga tata kelola distribusi. Publik mempertanyakan bagaimana makanan yang seharusnya menopang gizi pelajar justru berakhir menjadi tumpukan sisa yang mubazir, padahal program tersebut dibiayai APBN dengan anggaran yang tidak kecil.

Berita Terkait

MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis
Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan
Dugaan Siswa Keracunan MBG SPPG Syita Ananta Disangkal Tanpa Rekam Medis, Puskesmas Saronggi Diserang Kritik
Menu MBG Bau Lolos ke Meja Siswa, SPPG Talang Yayasan Syita Ananta Didesak Bertanggung Jawab
Ramadhan Penuh Makna, Driver Ambulance dan Relawan Sumenep Bagikan 120 Takjil dan Gelar Buka Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:57 WIB

MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:10 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:37 WIB

Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan

Berita Terbaru