Disuspend Tak Bikin Jera, Menu Aneh MBG SPPG Yayasan Tarbiyatus Shibyan Dungkek Kini Tidak Dimakan Siswa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 22:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi sorotan keras publik. Kali ini, perhatian tertuju pada menu yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jadung yang dikelola Yayasan Tarbiyatus Shibyan, Rabu (1/4/2026).

Sorotan ini bukan tanpa latar belakang. SPPG tersebut sebelumnya telah disanksi penghentian operasional oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebuah langkah yang seharusnya menjadi peringatan keras, bukan sekadar formalitas administratif.

Dalam surat Nomor 841/D.TWS/03/2026 tertanggal 10 Maret 2026, ditegaskan bahwa sejumlah SPPG dihentikan karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta tidak dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), meski telah beroperasi lebih dari 30 hari. Artinya, dari aspek paling mendasar kelayakan sanitasi dan standar kesehatan sudah gagal dipenuhi.

Baca Juga :  Umbul-Umbul Nasdem Membahayakan Pengendara: Panitia Dinilai Abai dan Ceroboh

Namun yang terjadi hari ini justru lebih memprihatinkan. Setelah diberi kesempatan kembali beroperasi, persoalan kembali muncul kali ini dari sisi kualitas penyajian makanan yang secara nyata ditolak oleh siswa.

Dalam gambar yang beredar, menu MBG terlihat terdiri dari nasi berwarna kebiruan, telur goreng, tahu, serta buah dan sayur. Secara komposisi mungkin terlihat “lengkap”, tetapi dalam praktiknya gagal total dari sisi penerimaan.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Kawal Langsung Penguatan Transportasi Laut untuk Masyarakat Kepulauan

“Saya lihat sendiri anak saya ragu makan, mungkin karena warna nasinya tidak seperti biasanya,” ujar salah satu wali murid.

Keluhan serupa bahkan lebih tegas muncul di media sosial. “Besok nasinya bisa berubah warna lagi. Anakku gak mau makan katanya aneh,” tulis wali murid berinisial SH.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru