Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Suasana penuh khidmat menyelimuti pembukaan Haul ke-48 pendiri Pondok Pesantren Hidayatut Thalibin, KH. Abdul Mannan, yang digelar di Rembang, Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

‎Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan menjadi ruang refleksi untuk mengenang keteladanan sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan beliau dalam dunia pendidikan dan dakwah.

‎Ketua panitia, Muhawi Ismail, mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan secara menyeluruh, termasuk menggerakkan partisipasi panitia, alumni, dan masyarakat melalui berbagai upaya sosialisasi.

‎“Haul ke-48 ini kami siapkan dengan matang. Kami mengajak seluruh elemen, mulai dari alumni, santri, hingga masyarakat umum, untuk hadir bersama, memanjatkan doa, dan meneladani perjuangan beliau,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

‎Ia menilai, sosok KH. Abdul Mannan merupakan figur ulama yang jejak pengabdiannya layak terus dihidupkan dalam ingatan kolektif generasi saat ini.

Baca Juga :  IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme

‎“Haul ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud penghormatan atas dedikasi beliau. Sosoknya harus tetap hadir dalam ingatan kita sebagai teladan,” tambahnya.

‎Mengusung tema Merawat Jejak Pengabdian, haul tahun ini disebut memiliki makna yang lebih mendalam dengan penekanan pada penguatan nilai-nilai pendidikan yang diwariskan.

‎“Kami ingin nilai perjuangan beliau tidak hanya dikenang, tetapi juga dirawat dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memberi manfaat luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Berita Terkait

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme
‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial
Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep
Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan
Sinyal Hijau dari Pemerintah Pusat, Kini Giliran Daerah Wujudkan KEK Tembakau Madura
Pasca Telusuri Kasus MBG di Saronggi, Jurnalis Klaim Ada Indikasi Dugaan Pembungkaman
Pasca di Suspend, Dari Acar Basi ke Ulat di Sayur dan Sehelai Rambut di Nasi: SPPG Pakamban Laok 2 Abaikan Juknis MBG 

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:15 WIB

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:23 WIB

Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan

Rabu, 29 April 2026 - 18:21 WIB

‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Senin, 27 April 2026 - 20:31 WIB

Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep

Jumat, 24 April 2026 - 21:12 WIB

Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan

Berita Terbaru