Sinyal Hijau dari Pemerintah Pusat, Kini Giliran Daerah Wujudkan KEK Tembakau Madura

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Dukungan pemerintah pusat terhadap rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura kian menguat. Hal ini menyusul penilaian positif dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, terhadap usulan tersebut.

Sinyal tersebut dipandang sebagai momentum strategis yang tidak boleh disia-siakan oleh pemerintah daerah.

Respons positif juga datang dari kalangan pemuda Madura. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh realisasi KEK tembakau sebagai langkah memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Luar Negeri BEM KM UNIBA Madura, Moh Iskil El Fatih, menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat harus segera direspons dengan langkah konkret di tingkat daerah.

Baca Juga :  Diduga Lari dari Tanggung Jawab, Kepsek SDN Juluk II Menghilang Saat Mau Dikonfirmasi Terkait Kasus Gangguan Pencernaan Siswa 

“Ketika pemerintah pusat sudah memberi sinyal positif, maka ini adalah momentum yang tidak boleh disia-siakan. KEK Tembakau Madura harus segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, KEK tembakau memiliki potensi besar dalam menata industri, meningkatkan legalitas usaha, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat Madura yang selama ini bergantung pada sektor tersebut.

Selain itu, konsep KEK dinilai mampu mengintegrasikan proses produksi hingga distribusi dalam satu kawasan, sehingga lebih terstruktur, terawasi, dan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep

Lebih lanjut, Moh Iskil El Fatih mengungkapkan bahwa pemuda Madura melalui KAMURA (Komunitas Muda Madura) telah berkontribusi dengan menyusun naskah akademik sebagai landasan kebijakan.

“Naskah akademik yang disusun oleh KAMURA menjadi bukti keseriusan pemuda dalam mendorong KEK ini. Kami berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera menindaklanjuti agar prosesnya tidak berhenti di wacana,” katanya.

Berita Terkait

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme
Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan
‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial
Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep
Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan
Pasca Telusuri Kasus MBG di Saronggi, Jurnalis Klaim Ada Indikasi Dugaan Pembungkaman
Pasca di Suspend, Dari Acar Basi ke Ulat di Sayur dan Sehelai Rambut di Nasi: SPPG Pakamban Laok 2 Abaikan Juknis MBG 

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:15 WIB

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:23 WIB

Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan

Rabu, 29 April 2026 - 18:21 WIB

‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Senin, 27 April 2026 - 20:31 WIB

Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep

Jumat, 24 April 2026 - 21:12 WIB

Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan

Berita Terbaru