Diduga Lari dari Tanggung Jawab, Kepsek SDN Juluk II Menghilang Saat Mau Dikonfirmasi Terkait Kasus Gangguan Pencernaan Siswa 

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 20:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Sikap Kepala Sekolah SDN Juluk II, Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Mahelli, kian menuai sorotan tajam. Ia terkesan lari dari tanggung jawab dan memilih bungkam atas dugaan kasus gangguan pencernaan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi menu MBG dari SPPG Syita Ananta Talang.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media bukan hanya sekali, melainkan dua kali dalam dua hari berbeda. Namun hasilnya sama: kepala sekolah tidak pernah berhasil ditemui.

Baca Juga :  Penyertaan Modal 20 Persen Sekitar Rp168 Juta untuk Pengadaan 16 Ekor Kambing, BUMDes Meddelan Dipertanyakan?

Pada kunjungan pertama, kepala sekolah tidak berada di tempat. Tak hanya itu, koordinator MBG juga tidak dapat dimintai keterangan dengan alasan sedang mengajar di luar. Kondisi ini menunjukkan minimnya kesiapan pihak sekolah dalam memberikan klarifikasi atas persoalan serius yang menyangkut kesehatan siswa.

Keesokan harinya, awak media kembali mendatangi SDN Juluk II sekitar pukul 09.05 WIB. Namun situasinya tidak berubah. Kepala sekolah kembali tidak berada di sekolah, seolah menghindari tanggung jawab yang seharusnya diemban.

Baca Juga :  Koncolawes Champions Clash 2025 Resmi Dibuka, 72 Tim Siap Bersaing dalam Turnamen Futsal Bergengsi

Ironisnya, suasana di lingkungan sekolah pun tak mencerminkan kesigapan menghadapi persoalan. Awak media yang sempat menunggu di depan kelas mendapati seorang guru berada di dalam kelas namun tampak sibuk bermain ponsel saat jam pelajaran berlangsung. Lebih disayangkan lagi, guru tersebut tidak menunjukkan itikad komunikatif terhadap kehadiran jurnalis yang hendak melakukan konfirmasi.

Informasi justru datang dari seorang siswa yang dengan polos menyampaikan bahwa kepala sekolah belum hadir.

Berita Terkait

KKN UA Posko 58 Kembangkan Akuaponik Selada, Dorong Diversifikasi Pertanian di Sumenep ‎
PKKMB 2026 Universitas PGRI Sumenep Dorong Mahasiswa Baru Berani Berkarya dan Berwawasan Global
Mahasiswa UPI Sumenep Meraih Juara I Lomba Baca Puisi PEKSIMIDA Jatim 2026, Siap Wakili Jawa Timur ke Tingkat Nasional
‎Mengukir Prestasi, Menjaga Adab: Momen Haru Wisuda SDN Larangan Barma 1 dan TK PGRI Larangan Barma
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Perkuat Peran Guru sebagai Penjaga Budaya Lewat Dialog dan Workshop Seni Pertunjukan
‎Kepala SDN Juluk II Klarifikasi Dugaan Gangguan Pencernaan Siswa Usai Konsumsi Menu MBG
Nilai Tanpa Ujian dan Dugaan Pungli, Mahasiswa Soroti Tata Kelola Prodi Kebidanan STIKES Husada Jombang
Dies Natalis ke-41, UPI Sumenep Teguhkan Komitmen Berkarya dan Berdampak

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:15 WIB

KKN UA Posko 58 Kembangkan Akuaponik Selada, Dorong Diversifikasi Pertanian di Sumenep ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

PKKMB 2026 Universitas PGRI Sumenep Dorong Mahasiswa Baru Berani Berkarya dan Berwawasan Global

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:04 WIB

Mahasiswa UPI Sumenep Meraih Juara I Lomba Baca Puisi PEKSIMIDA Jatim 2026, Siap Wakili Jawa Timur ke Tingkat Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:51 WIB

‎Mengukir Prestasi, Menjaga Adab: Momen Haru Wisuda SDN Larangan Barma 1 dan TK PGRI Larangan Barma

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:15 WIB

Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Perkuat Peran Guru sebagai Penjaga Budaya Lewat Dialog dan Workshop Seni Pertunjukan

Berita Terbaru