Diduga Lari dari Tanggung Jawab, Kepsek SDN Juluk II Menghilang Saat Mau Dikonfirmasi Terkait Kasus Gangguan Pencernaan Siswa 

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 20:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Pak Mahelli belum datang masih pak. Bentar dulu saya nanya ke guru,” ujar siswa tersebut, Rabu (15/4/2026).

Ketika dipastikan kepala sekolah tidak berada di lokasi, awak media akhirnya meninggalkan sekolah. Namun, gerak-gerik mencurigakan terlihat tak lama setelah itu guru yang sebelumnya berada di dalam kelas tiba-tiba keluar dan terlihat melakukan panggilan telepon, menimbulkan kesan adanya koordinasi tertutup.

Sikap diam dan ketidakhadiran kepala sekolah dalam dua kali upaya konfirmasi ini patut dipertanyakan. Sebagai pimpinan, Mahelli seharusnya berada di garis depan untuk memberikan klarifikasi, memastikan kondisi siswa, serta menjamin transparansi kepada publik bukan justru menghilang tanpa penjelasan.

Baca Juga :  Nilai Tanpa Ujian dan Dugaan Pungli, Mahasiswa Soroti Tata Kelola Prodi Kebidanan STIKES Husada Jombang

Kasus dugaan gangguan pencernaan akibat konsumsi makanan program MBG bukan perkara sepele. Ini menyangkut keselamatan dan kesehatan anak-anak yang seharusnya menjadi prioritas utama sekolah. Ketika pimpinan dan pihak terkait kompak tidak berada di tempat, publik berhak curiga: apakah ada yang sedang ditutup-tutupi?.

Baca Juga :  Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Jika kondisi ini terus berlanjut, maka bukan hanya integritas pribadi yang dipertaruhkan, tetapi juga kredibilitas institusi pendidikan yang ia pimpin. Pemerintah daerah dan dinas terkait harus segera turun tangan, bukan sekadar menunggu klarifikasi yang tak kunjung datang.

Berita Terkait

KKN UA Posko 58 Kembangkan Akuaponik Selada, Dorong Diversifikasi Pertanian di Sumenep ‎
PKKMB 2026 Universitas PGRI Sumenep Dorong Mahasiswa Baru Berani Berkarya dan Berwawasan Global
Mahasiswa UPI Sumenep Meraih Juara I Lomba Baca Puisi PEKSIMIDA Jatim 2026, Siap Wakili Jawa Timur ke Tingkat Nasional
‎Mengukir Prestasi, Menjaga Adab: Momen Haru Wisuda SDN Larangan Barma 1 dan TK PGRI Larangan Barma
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Perkuat Peran Guru sebagai Penjaga Budaya Lewat Dialog dan Workshop Seni Pertunjukan
‎Kepala SDN Juluk II Klarifikasi Dugaan Gangguan Pencernaan Siswa Usai Konsumsi Menu MBG
Nilai Tanpa Ujian dan Dugaan Pungli, Mahasiswa Soroti Tata Kelola Prodi Kebidanan STIKES Husada Jombang
Dies Natalis ke-41, UPI Sumenep Teguhkan Komitmen Berkarya dan Berdampak

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:15 WIB

KKN UA Posko 58 Kembangkan Akuaponik Selada, Dorong Diversifikasi Pertanian di Sumenep ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

PKKMB 2026 Universitas PGRI Sumenep Dorong Mahasiswa Baru Berani Berkarya dan Berwawasan Global

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:04 WIB

Mahasiswa UPI Sumenep Meraih Juara I Lomba Baca Puisi PEKSIMIDA Jatim 2026, Siap Wakili Jawa Timur ke Tingkat Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:51 WIB

‎Mengukir Prestasi, Menjaga Adab: Momen Haru Wisuda SDN Larangan Barma 1 dan TK PGRI Larangan Barma

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:15 WIB

Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Perkuat Peran Guru sebagai Penjaga Budaya Lewat Dialog dan Workshop Seni Pertunjukan

Berita Terbaru