Penggantian Roti Berjamur Dinilai Tambal Sulam, Guru Desak Evaluasi Total

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Selain menyoroti pengelola di tingkat satuan pelayanan, sorotan juga mengarah pada fungsi pengawasan berjenjang. Program MBG di daerah berada dalam koordinasi Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPI), sehingga efektivitas pengawasan di tingkat wilayah ikut dipertanyakan ketika insiden serupa terus berulang.

HN mendesak agar pihak koordinator, baik di tingkat wilayah maupun pusat, turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Saya harap pihak koordinator wilayah bahkan pusat harus turun dan sikapi dengan benar atas kejadian yang semacam ini. Ini kalau dibiarkan akan mengancam kesehatan anak bangsa,” tandasnya.

Baca Juga :  BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Ia juga mempertanyakan alasan operasional SPPG yang dinilai kerap bermasalah namun tetap berjalan.

“SPPG Pakamban Laok 2 sudah banyak bermasalah, kenapa tetap beroperasi. Seharusnya dievaluasi secara menyeluruh,” tambahnya.

Kekhawatiran serupa disampaikan orang tua siswa berinisial EV. Ia mengaku masih cemas terhadap keamanan menu MBG meskipun roti yang diduga berjamur telah diganti.

“Meski sudah diganti tapi tidak menjamin keselamatan anak saya ke depan jika mengonsumsi MBG yang berjamur, saya masih khawatir dengan menu MBG ini. Untung kemarin saya cek, kalau tidak dicek pasti anak kami makan roti berjamur,” tandasnya.

Baca Juga :  Diduga Tak Penuhi Standar Pangan, Menu MBG SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare

Diketahui, pengawasan program MBG di Kabupaten Sumenep berada dalam koordinasi SPPI Koordinator Wilayah Kabupaten Sumenep, M. Khalilur Rahman Hidayatullah. Namun hingga kini belum terlihat langkah evaluasi terbuka terkait insiden yang kembali terjadi di lapangan.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru