Pasca Kepala SPPG Rubaru Dinilai Cari Pencitraan, Wali Murid Keluhkan Makanan Basi hingga Kekhawatiran Anak Jadi “Uji Coba”

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Di tengah gencarnya pemberitaan yang menampilkan apresiasi terhadap menu SPPG Rubaru, suara kritis dari wali murid justru menguat. Berbagai komentar yang beredar di media sosial memperlihatkan kekecewaan serius, sekaligus kekhawatiran mendalam terhadap keamanan, mutu, dan kelayakan makanan yang dikonsumsi anak-anak setiap hari.

Sorotan ini mencuat tak lama setelah Kepala SPPG Rubaru dinilai lebih sibuk membangun citra positif di ruang publik. Di lapangan, sejumlah wali murid justru melaporkan adanya makanan yang diduga tidak layak konsumsi.

Baca Juga :  Bantuan Handtraktor Poktan Surya Tani Diduga Raib, Warga: Tak Pernah Dipakai Sejak 2021

Salah satu wali murid mengeluhkan sate yang tercium basi serta kualitas nasi yang dinilai jauh dari standar.

“Menu sate kemarin ada yang basi, nasi gorengnya juga kurang bumbu. Tolong jangan dianggap sepele,” tulis seorang wali murid dalam kolom komentar.

Keluhan tersebut tidak berhenti pada persoalan rasa. Nada kritik semakin tajam ketika wali murid lain mempertanyakan proses perubahan menu, termasuk pihak yang memberi izin tanpa kejelasan prosedur dan transparansi.

“Siapa yang memberi izin SPPG diubah? Apakah tidak curiga sebelum memberi izin rakyatnya dijadikan bahan uji coba?”tulis wali murid lain dengan nada geram.

Baca Juga :  Menu MBG Dipersoalkan, Kepala SPPG Saronggi Bungkam Saat Ditanya Legalitas Operasional Diduga Tidak Lengkap

Pernyataan ini mencerminkan kegelisahan yang lebih serius: kekhawatiran akan dampak kesehatan anak-anak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sejumlah wali murid secara terbuka menyinggung risiko keracunan hingga gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

“Memang gratis, tapi kalau anak-anak calon penerus bangsajadi korban makanan yang tidak jelas, apa gunanya?” lanjut komentar tersebut.

Berita Terkait

Klaim Sesuai SOP Dipertanyakan, Wali Murid Ungkap Menu MBG SPPG Saronggi Diduga Tak Layak dan Kerap Dibuang Siswa
Wali Murid Diminta Diam Oleh SPPG Pakamban Laok, Sejumlah Siswa di Pragaan Sumenep Alami Diare
Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan
Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan
Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan
Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap
SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan
SPPG Rubaru Sertifikasi Bermasalah, Holik Klaim Hanya Fasilitator dan Tak Tahu Apa-apa

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:54 WIB

Klaim Sesuai SOP Dipertanyakan, Wali Murid Ungkap Menu MBG SPPG Saronggi Diduga Tak Layak dan Kerap Dibuang Siswa

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:15 WIB

Wali Murid Diminta Diam Oleh SPPG Pakamban Laok, Sejumlah Siswa di Pragaan Sumenep Alami Diare

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:45 WIB

Pasca Kepala SPPG Rubaru Dinilai Cari Pencitraan, Wali Murid Keluhkan Makanan Basi hingga Kekhawatiran Anak Jadi “Uji Coba”

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:43 WIB

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:35 WIB

Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan

Berita Terbaru

Hukum

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:43 WIB