Kembali Sajikan Menu MBG Tak Layak Konsumsi, SPPG Pakamban Laok 2 Membungkam Protes Wali Murid

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakamban Laok 2, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, kembali tersandung persoalan serius dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ironisnya, kasus ini terjadi setelah sebelumnya SPPG tersebut sempat disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN) akibat sejumlah pelanggaran berat. Mulai dari dugaan memicu diare pada siswa dan guru, penolakan dari wali murid RA, hingga temuan roti berjamur dalam paket MBG kering.

Namun alih-alih berbenah, pelanggaran serupa justru kembali terjadi pada Kamis, 9 April 2026. Peristiwa ini memicu kemarahan wali murid setelah ditemukan makanan yang diduga tidak layak konsumsi.

Baca Juga :  Wali Murid Murka Menu MBG Disebut Bau, Kepala SPPG Lebeng Timur Memilih Bungkam

Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan kondisi menu MBG yang diterima anak-anak mereka. Dalam paket tersebut, ditemukan sayuran yang diduga sudah basi ditandai dengan tekstur berlendir dan tampak layu.

“SPPG Pakamban Laok 2 membagikan sayuran atau acar basi. Wortelnya dan timunnya sudah berlendir dan layu. Ini jelas tidak layak diberikan kepada anak-anak,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga :  Menu MBG Dipersoalkan, Kepala SPPG Saronggi Bungkam Saat Ditanya Legalitas Operasional Diduga Tidak Lengkap

Ia menegaskan, kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi. Bahkan, menurutnya, pihak SPPG terkesan tidak memiliki itikad untuk melakukan perbaikan meski pelanggaran terus berulang.

“Lebih baik tidak usah ada MBG kalau hanya memberi makanan asal-asalan dan basi. SPPG ini jelas tidak mau berbenah,” tegasnya.

Tak hanya soal kualitas makanan, persoalan lain yang mencuat adalah dugaan upaya pembungkaman terhadap wali murid. Ia mengungkapkan bahwa pihak sekolah melarang kasus ini dipublikasikan atas permintaan pihak SPPG.

Berita Terkait

Awalnya Diterima, Kini Disebut Palsu: Kisah Nasabah Koperasi Rugi Rp200 Juta di Sumenep
Gawat! Menu MBG Ditolak Oleh Sekolah, SPPG Batang-batang Daya Diduga Edarkan Ayam Busuk dan Ratusan Porsi Bermasalah
Tak Kapok Disanksi, SPPG Lenteng Timur 3 Bagikan Menu MBG Bau dan Blokir Kontak Wartawan Saat Konfirmasi
Menu MBG Basi Lolos Distribusi di Meja Siswa, SPPG Ganding Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Santri NU Dinilai Abaikan Standar Negara
Modus Akun Jualan Sinte, Remaja 16 Tahun di Garut Diduga Diperalat
Live TikTok Relawan Bongkar Fakta di SPPG Lebeng Timur: Menu MBG Diletakkan di Lantai, Profesionalitas Kinerja dan Pengawasan Dipertanyakan
Disuspend Tak Bikin Jera, Menu Aneh MBG SPPG Yayasan Tarbiyatus Shibyan Dungkek Kini Tidak Dimakan Siswa
IWO Sumenep Ultimatum Disdik dan Kemenag: Segera Terbitkan Surat Edaran, Hentikan Intimidasi Guru Saat Pendistribusian MBG

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 13:00 WIB

Kembali Sajikan Menu MBG Tak Layak Konsumsi, SPPG Pakamban Laok 2 Membungkam Protes Wali Murid

Kamis, 9 April 2026 - 10:43 WIB

Awalnya Diterima, Kini Disebut Palsu: Kisah Nasabah Koperasi Rugi Rp200 Juta di Sumenep

Kamis, 9 April 2026 - 00:34 WIB

Gawat! Menu MBG Ditolak Oleh Sekolah, SPPG Batang-batang Daya Diduga Edarkan Ayam Busuk dan Ratusan Porsi Bermasalah

Rabu, 8 April 2026 - 20:01 WIB

Tak Kapok Disanksi, SPPG Lenteng Timur 3 Bagikan Menu MBG Bau dan Blokir Kontak Wartawan Saat Konfirmasi

Selasa, 7 April 2026 - 20:51 WIB

Menu MBG Basi Lolos Distribusi di Meja Siswa, SPPG Ganding Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Santri NU Dinilai Abaikan Standar Negara

Berita Terbaru