Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Isu ini semakin sensitif setelah muncul informasi bahwa Dani diduga berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di salah satu instansi pemerintahan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Pengakuan serupa disebut tidak hanya datang dari satu PKBM. Sejumlah kepala PKBM lainnya, terutama di wilayah Garut selatan, mengaku mendapat permintaan yang sama. Beberapa di antaranya bahkan menyebut telah mentransfer uang jutaan rupiah ke rekening atas nama Dani.

Di balik dugaan aliran dana itu, muncul kekhawatiran lain. Uang yang disetorkan diduga bukan berasal dari dana pribadi, melainkan bersumber dari Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang seharusnya digunakan untuk kegiatan belajar masyarakat.

Baca Juga :  Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

“Saya belum setor uang kegiatan forum karena uangnya saya gunakan untuk transfer ke Pak Dani,” ungkap Entang.

Sorotan terhadap persoalan ini juga datang dari Ketua DPW PWMOI Jawa Barat, R. Satria Santika, yang akrab disapa Bro Tommy. Ia menegaskan kasus tersebut harus dibuka secara terang agar tidak merusak citra dunia pendidikan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Aroma Intervensi ASN Kian Menyengat di Musda IV PKBM Garut, PWMOI Jabar Desak Pemda Bertindak Cepat

“Kami berharap masalah ini bisa clear lewat forum audiensi dan hasilnya dipublikasikan kembali. Namun keberadaan PKBM juga harus benar-benar dievaluasi, bila perlu diperiksa secara menyeluruh agar tidak muncul persoalan-persoalan lain di lapangan,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Kini, nama Uleh dan Dani menjadi pusat sorotan publik di lingkungan PKBM Garut. Harapan tertuju pada audiensi lanjutan di DPRD: apakah akan membuka fakta sebenarnya, atau justru memperpanjang daftar tanda tanya dalam kasus yang belum menemukan ujungnya.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru