Pengawasan Tumpul, Kepala SPPI Koordinator Sumenep Dinilai Gagal Jaga Mutu MBG

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejadian yang dikeluhkan para wali murid tersebut ternyata bukan insiden tunggal. Berdasarkan penuturan salah satu wali murid, menu tidak layak konsumsi dan kualitas makanan yang buruk sudah berulang kali diterima oleh anaknya sejak MBG dilaksanakan di wilayah Saronggi dan Lenteng.

Ia mengungkapkan, beberapa kali anaknya mendapatkan buah dalam kondisi busuk, bahkan ada yang sudah mengeluarkan ulat. Ironisnya, buah busuk tersebut hanya diganti dengan uang oleh pihak dapur tanpa adanya permintaan maaf resmi maupun jaminan perbaikan kualitas. Cara penyampaian pihak dapur dinilai tidak transparan dan terkesan menutup-nutupi persoalan, sehingga menimbulkan rasa takut serta ketidaknyamanan bagi wali murid.

Baca Juga :  Pelarian Pelaku Pembacokan di Lenteng Berakhir, Polres Sumenep Tangkap Tersangka di Sampang

Lebih jauh, wali murid menilai menu MBG yang disajikan tidak hanya bermasalah dari segi kebersihan, tetapi juga berpotensi mengancam pemenuhan gizi siswa. Porsi yang minim, variasi menu yang tidak seimbang, serta bahan pangan yang diragukan kualitasnya dinilai bertolak belakang dengan tujuan utama program MBG sebagai upaya peningkatan gizi dan kesehatan anak sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, dalam petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan MBG telah ditegaskan secara jelas, khususnya pada poin lima dan poin delapan, bahwa dapur MBG dilarang keras merealisasikan makanan yang tidak layak konsumsi. Aturan tersebut juga memuat ketentuan sanksi bagi penyelenggara yang melanggar standar keamanan dan kelayakan pangan.

Baca Juga :  PPPK SPPG dan Keadilan Kebijakan Publik

Dikonfirmasi terkait keluhan tersebut, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep, M. Kholilurrahman Hidayatullah, menyampaikan permohonan maaf atas menu MBG yang dikeluhkan sejumlah wali murid di Kecamatan Saronggi dan Kecamatan Lenteng. Pihaknya berjanji akan terus melakukan evaluasi.

Berita Terkait

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:01 WIB

SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Berita Terbaru

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 19:57 WIB