Pengawasan Tumpul, Kepala SPPI Koordinator Sumenep Dinilai Gagal Jaga Mutu MBG

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami mohon maaf atas kejadian tersebut. Ke depan kami akan terus evaluasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, setelah menerima keluhan dari wali murid, pihaknya langsung memberikan teguran kepada SPPG. Namun terkait pemberian sanksi, pihaknya mengaku tidak memiliki kewenangan.

Dengan persoalan tersebut Kepala SPPI Kordinator Wilayah Kabupaten Sumenep dinilai lamban dan tidak memerhatikan gizi anak bangsa.

Dari beberapa persoalan tersebut, pihaknya masih mempertanyakan kepada awak media, kapan kejadiannya dan dimana dapurnya. Ha ini bentuk ketidakseriusan sebagai Kepala SPPI Kordinator Wilayah Kabupaten Sumenep. Patut diduga kerja Kepala SPPI Kordinator Wilayah Kabupaten kerja di atas tidak turun langsung ke lapangan mengetahui kondisi di bawah.

Baca Juga :  Roti MBG Berakhir di Tempat Sampah, Pengawasan SPPG Saronggi Dipertanyakan 

“Saat terjadi keluhan, kami langsung menegur SPPG. Soal sanksi kami tidak mempunyai wewenang, dan hal itu sudah kami laporkan kepada pimpinan,” pungkasnya.

Atas kondisi tersebut, para wali murid mendesak Kepala SPPI Koordinator Wilayah Kabupaten Sumenep untuk bersikap lebih tegas dan tidak sekadar memberikan teguran administratif. Mereka menilai, tanpa tindakan konkret dan sanksi yang jelas, persoalan serupa akan terus berulang dan merugikan anak-anak sebagai penerima manfaat utama program.

Baca Juga :  Beroperasi Tanpa Kelengkapan Sertifikasi, SPPG Lenteng Timur 3 Dipertanyakan: Ini Program Negara atau Uji Coba?

Bahkan, jika penanganan kasus ini dinilai tidak serius, para wali murid meminta Badan Gizi Nasional untuk turun langsung melakukan evaluasi menyeluruh serta menjatuhkan tindakan tegas terhadap SPPG yang bermasalah. Langkah tersebut dinilai penting demi menjaga kualitas program MBG dan memastikan hak anak atas makanan yang sehat, aman, dan bergizi benar-benar terpenuhi.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru