Kuasai ATM dan PIN Milik Salah Satu Warga Pakondang, Rahema Sebagai Ketua Kelompok Diduga Melakukan Pemotongan Bantuan PKH

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 9 November 2025 - 08:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga meyakini praktik ini sudah berjalan sejak lama. Mereka baru berani bersuara setelah beberapa KPM memeriksa saldo sendiri dan menemukan selisih besar antara dana masuk dan dana yang diterima.

Salah satu warga yang ikut mendampingi para KPM membenarkan adanya laporan dugaan penyalahgunaan dana tersebut.

“Kami sudah kumpulkan pengaduan dari beberapa penerima. Saat ini sedang kami lengkapi bukti untuk dilaporkan ke pendamping PKH dan Dinas Sosial. Bila terbukti, tentu harus diproses hukum,” paparnya.

Baca Juga :  Gizi Anak Dipertaruhkan, Wali Murid Minta Sekolah Harus Berani Tolak MBG Jika Tidak Sesuai Standar Meski Ada Tekanan SPPG

Sementara itu, Rahema yang disebut sebagai ketua kelompok PKH di Pakondang belum memberikan klarifikasi resmi. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, ia hanya menjawab singkat.

Baca Juga :  BUMDes Meddelan Diduga Kelola Dana Desa untuk Ternak Kambing, Ketua Mengaku “Seperti Buruh”

“Saya sedang sibuk mengurus anak,” ucapnya dengan singkat.

Kasus dugaan penyimpangan ini menambah daftar panjang persoalan penyaluran bantuan sosial di tingkat bawah. Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan agar dana PKH benar-benar tersalurkan utuh kepada warga miskin yang berhak menerimanya.

Penulis : Dyt

Editor : Mufti Che

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru