Dinilai Banyak Masalah, Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Dinilai Lepas Tanggung Jawab

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

“Ini bukan soal hubungan baik dengan sekolah, tapi soal anak-anak yang sakit. MBG itu untuk kesehatan, bukan malah bikin diare,” ujar salah satu wali murid yang berinisial MF.

Wali murid juga menilai bahwa tidak adanya penjelasan terbuka dari pihak SPPG menunjukkan lemahnya komitmen terhadap prinsip keamanan pangan. Hingga kini, tidak ada keterangan resmi mengenai standar pengolahan makanan, mekanisme pengawasan, maupun langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Bantuan Handtraktor Poktan Surya Tani Diduga Raib, Warga: Tak Pernah Dipakai Sejak 2021

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius terkait pengawasan pelaksanaan MBG di SPPG Pakamban Laok 2, serta membuka dugaan bahwa program nasional tersebut tidak dijalankan sesuai aturan teknis.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG Pakamban Laok 2, serta memastikan ada pertanggungjawaban jelas atas dampak kesehatan yang dialami siswa dan guru. Program MBG dinilai tidak boleh dijalankan secara asal, apalagi hingga mengorbankan keselamatan penerima manfaat.

Berita Terkait

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan
Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara
Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep
Kerugian Negara Mencapai Rp500 Juta Lebih, Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Korupsi
Fakta dari Camat dan Wali Murid Menguat, SPPG Syita Ananta dan Kepala Sekolah Dipertanyakan Publik

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:42 WIB

Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎

Selasa, 28 April 2026 - 22:27 WIB

Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 21:43 WIB

Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara

Jumat, 24 April 2026 - 15:26 WIB

Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep

Berita Terbaru