Bau Menyengat di Depan Rumah Warga, SPPG Saronggi Yayasan Alif Batu Putih Diminta Tanggungjawab 

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Video keluhan warga Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, viral di media sosial setelah muncul dugaan pencemaran limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Saronggi Yayasan Alif Batu Putih. Rekaman berdurasi 41 detik itu memicu sorotan publik karena memperlihatkan aliran air keruh yang disebut berbau tajam mengalir ke parit dekat rumah warga.

 

Air limbah yang mengalir di parit permukiman tersebut diduga berasal dari aktivitas dapur SPPG Saronggi Yayasan Alif Batu Putih. Berdasarkan hasil investigasi media di lapangan, kondisi air tampak keruh dan mengeluarkan bau menyengat. Cairan itu juga diduga merupakan bekas pencucian ompreng, sisa makanan dan limbah pencucian bahan makanan yang akan dimasak, yang mengalir langsung ke saluran umum.

Dalam video yang beredar, seorang warga dengan nada tegas memperingatkan pihak pengelola. “Air bau menyengat mandek di depan rumah. Kalau besok tidak ada tindakan dari SPPG maka akan kami tutup saluran air ini,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga :  PPPK SPPG dan Keadilan Kebijakan Publik

Warga menduga, limbah sisa makanan serta air cucian peralatan dapur dari aktivitas SPPG Saronggi Yayasan Alif Batu Putih dialirkan tanpa pengelolaan yang memadai. Dugaan tersebut memicu keresahan karena dikhawatirkan berdampak pada kesehatan serta merusak lingkungan sekitar.

Sorotan publik semakin tajam karena hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Saronggi Yayasan Alif Batu Putih belum memberikan klarifikasi resmi. Sikap bungkam ini menimbulkan pertanyaan, terlebih setelah video keluhan warga ditonton ribuan kali dan memicu desakan agar ada transparansi.

Berita Terkait

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:01 WIB

SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Berita Terbaru

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 19:57 WIB