Diseret Isu Dana BUMDes Ratusan Juta, Kades Meddelan Murka: “Saya Bisa Laporkan Ketua BUMDes!”

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Kepala Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Moh Harist, bereaksi keras setelah merasa disudutkan oleh pernyataan Ketua BUMDes Meddelan terkait anggaran proyek pengadaan kambing yang nilainya disinyalir mencapai ratusan juta rupiah.

Kemarahan Harist mencuat usai Ketua BUMDes mengaku tidak mengetahui secara pasti keberadaan anggaran proyek tersebut. Pernyataan itu dinilai Harist telah menyeret namanya seolah-olah ikut bertanggung jawab atas pengelolaan dana BUMDes.

“Kalau saya terus dipojokkan, saya bisa laporkan dia (Ketua BUMDes),” tegas Harist dengan nada emosi saat diwawancarai melalui aplikasi WhatsApp.

Baca Juga :  Gizi Anak Dipertaruhkan, Wali Murid Minta Sekolah Harus Berani Tolak MBG Jika Tidak Sesuai Standar Meski Ada Tekanan SPPG

Harist menegaskan dirinya tidak pernah ikut campur dalam urusan pengelolaan keuangan BUMDes. Ia bahkan menantang Ketua BUMDes untuk membuktikan jika pernah menerima atau menyerahkan uang kepadanya.

“Silakan tanya ke Ketua BUMDes, kapan saya pernah memberi uang atau menerima uang? Suruh datang ke saya. Kalau soal uang tidak diserahkan ke Ketua BUMDes, itu urusan mereka. Itu urusan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara BUMDes, bukan saya,” ujarnya.

Ia juga menanggapi dugaan bahwa dana BUMDes berada di tangan kepala desa. Menurutnya, isu tersebut bisa saja sengaja dilempar oleh pengurus internal BUMDes untuk menutupi persoalan di dalam tubuh lembaga itu sendiri.

Baca Juga :  Aroma Intervensi ASN Kian Menyengat di Musda IV PKBM Garut, PWMOI Jabar Desak Pemda Bertindak Cepat

“Bisa saja bendahara atau sekretaris bilang uangnya ada di kepala desa, supaya seolah-olah uang itu tidak dipinjam oleh Ketua BUMDes. Tapi bukan berarti uang itu ada pada saya,” jelasnya.

Terkait pernyataan Ketua BUMDes yang menyebut pernah menanyakan dana kepada kepala desa dan mendapat jawaban ‘uangnya gampang, belum keluar’, Harist kembali membantah tegas.

Berita Terkait

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep
Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan
Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik
Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum
Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas
Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor
SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Program MBG
Alarm Bahaya MBG di SPPG Lenteng Barat: Makanan Diduga Busuk Lolos dari Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:32 WIB

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:43 WIB

Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:59 WIB

Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:54 WIB

Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas

Berita Terbaru