Wali Murid Murka Menu MBG Disebut Bau, Kepala SPPG Lebeng Timur Memilih Bungkam

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Polemik dugaan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut berbau dan tidak layak konsumsi di SPPG Lebeng Timur Yayasan Matlhabul Ulum terus menjadi sorotan publik setelah viral di TikTok. Sejumlah wali murid mengeluhkan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak dan meminta adanya evaluasi menyeluruh.

Keluhan tersebut semakin ramai diperbincangkan usai beredarnya tangkapan layar percakapan konfirmasi dari pihak media kepada Kepala SPPG Lebeng Timur, Nur Holis. Dalam pesan yang dikirimkan, pihak media meminta klarifikasi terkait dugaan menu MBG yang disebut sudah bau. Namun hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun pernyataan resmi.

Baca Juga :  Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku khawatir dengan kondisi makanan yang diterima anaknya. “Kami tidak menolak programnya, tapi tolong kualitas makanan benar-benar diperhatikan. Anak-anak yang makan, jangan sampai mereka dapat makanan yang sudah tidak layak,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Wali murid lainnya juga meminta adanya evaluasi dari pihak penyelenggara. “Kalau memang ada kekeliruan di dapur atau distribusi, sebaiknya segera diperbaiki. Kami hanya ingin makanan yang diberikan aman untuk anak-anak,” katanya.

Baca Juga :  Diserah Secara Simbolis, Pemerintah Daerah Resmi Salurkan Bantuan 67,710 Ton Benih Jagung

Sikap bungkam pihak SPPG Lebeng Timur memicu tanda tanya di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai klarifikasi sangat diperlukan agar polemik tidak terus berkembang dan menimbulkan keresahan, khususnya bagi wali murid penerima program MBG.

Di media sosial, sejumlah warganet menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi makanan bagi anak-anak sekolah. Mereka berharap penyelenggara program dapat memastikan kualitas makanan tetap layak konsumsi serta memenuhi standar kesehatan.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru