Polres Sumenep Gelar Ops Zebra Semeru 2025 

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id — Kepolisian Resor (Polres) Sumenep resmi menggelar Operasi Zebra Semeru 2025 pada 17–30 November 2025. Operasi ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Senin (17/11/2025)

Operasi Zebra Semeru 2025 resmi digelar Polda Jawa Timur untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di seluruh wilayah. Dalam operasi yang berlangsung selama dua pekan ini, petugas akan menyasar berbagai jenis pelanggaran prioritas, termasuk pengendara tanpa helm, melawan arus, serta kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat. Masyarakat diimbau lebih tertib dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

Baca Juga :  Perbup Busana Keraton Sumenep Dipertanyakan, HMI Soroti Potensi Dominasi UMKM Luar Daerah

Dengan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat”, operasi ini menargetkan penindakan terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan, mulai dari tidak menggunakan helm SNI, sabuk keselamatan, penggunaan ponsel saat berkendara, hingga pengendara di bawah umur.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Menurutnya, fokus utama adalah menekan angka fatalitas sekaligus meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

“Ops Zebra Semeru 2025 bukan hanya penegakan hukum, tetapi bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kepolisian akan mengedepankan tindakan humanis, namun tetap tegas kepada pelanggar yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Berita Terkait

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan
Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara
Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep
Kerugian Negara Mencapai Rp500 Juta Lebih, Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Korupsi
Fakta dari Camat dan Wali Murid Menguat, SPPG Syita Ananta dan Kepala Sekolah Dipertanyakan Publik

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:42 WIB

Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎

Selasa, 28 April 2026 - 22:27 WIB

Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 21:43 WIB

Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara

Jumat, 24 April 2026 - 15:26 WIB

Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep

Berita Terbaru