Pernyataan Kontroversial Kepala SPPG Guluk-Guluk Dinilai Provokatif dan Berpotensi Langgar Aturan Presiden RI

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id — Pernyataan Kepala Dapur MBG SPPG Guluk-guluk Yayasan Dakwa Sosial Bani Ishak, Qiwam MH, memicu kritik tajam dan kontroversi. Alih-alih memberikan klarifikasi terkait status sertifikasi dan standar operasional dapur, pernyataan-pernyataan Qiwam justru dinilai provokatif, arogan, dan berpotensi bertentangan dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah, termasuk aturan Presiden RI mengenai standar kesehatan dan operasional SPPG.

Pernyataan Qiwam yang beredar luas melalui percakapan media menyisakan tanda tanya besar mengenai kelengkapan sertifikasi dan legalitas operasional dapur SPPG Guluk-Guluk. Meski sejumlah sertifikasi dilaporkan belum terpenuhi, Qiwam tetap bersikukuh bahwa dapur telah layak beroperasi.

Baca Juga :  Barcode BBM Disulap Jadi Senjata Mafia: Jatah Petani dan Nelayan Sumenep Dirampok Terang-terangan

“Dari sekian banyak menu yang disediakan oleh SPPG mana pun itu sudah dikonsultasikan dengan Ahli Gizi, dan itu bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Qiwam melalui pesan WhatsApp, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia bahkan menyatakan bahwa penugasan dirinya menjadi Kepala SPPG merupakan bukti bahwa dapur tersebut telah dinyatakan siap beroperasi.

“Saya ini ditugaskan oleh BGN sebagai Kepala SPPG karena SPPG tersebut sudah dan dinyatakan siap beroperasi oleh BGN sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Keluarga Pasien Meninggal Desak Copot Pimpinan Puskesmas Bluto, Ini Respon Kadinkes P2KB Sumenep

Namun, saat ditanya soal sertifikasi yang belum lengkap, Qiwam kembali menegaskan bahwa proses tersebut sedang berjalan.

“Justru saya paham makanya SPPG ini masih beroperasi dan sertifikat-sertifikat yang dimaksud saat ini sudah dalam proses,” katanya.

Respons Qiwam terhadap upaya konfirmasi media juga dinilai tidak kooperatif. Pernyataannya yang dianggap bernada membentak semakin memperkeruh suasana.

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan
Dugaan Siswa Keracunan MBG SPPG Syita Ananta Disangkal Tanpa Rekam Medis, Puskesmas Saronggi Diserang Kritik
Menu MBG Bau Lolos ke Meja Siswa, SPPG Talang Yayasan Syita Ananta Didesak Bertanggung Jawab
Ramadhan Penuh Makna, Driver Ambulance dan Relawan Sumenep Bagikan 120 Takjil dan Gelar Buka Bersama 
RS Baghraf Health Care Resmi Layani BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Sumenep Kian Luas
Video Ungkap Banyak Menu MBG Tak Dikonsumsi, Sekolah Sebut Hanya Empat Paket Dikembalikan 
Menu Kering MBG SPPG Rubaru Disoal: Program Gizi Negara Terancam Jadi Formalitas Administratif

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:37 WIB

Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan

Senin, 13 April 2026 - 12:23 WIB

Dugaan Siswa Keracunan MBG SPPG Syita Ananta Disangkal Tanpa Rekam Medis, Puskesmas Saronggi Diserang Kritik

Sabtu, 11 April 2026 - 22:55 WIB

Menu MBG Bau Lolos ke Meja Siswa, SPPG Talang Yayasan Syita Ananta Didesak Bertanggung Jawab

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:56 WIB

Ramadhan Penuh Makna, Driver Ambulance dan Relawan Sumenep Bagikan 120 Takjil dan Gelar Buka Bersama 

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:29 WIB

RS Baghraf Health Care Resmi Layani BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Sumenep Kian Luas

Berita Terbaru

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 19:57 WIB