Fakta dari Camat dan Wali Murid Menguat, SPPG Syita Ananta dan Kepala Sekolah Dipertanyakan Publik

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ini semakin menambah tanda tanya besar terkait sistem pengawasan dan koordinasi program MBG di tingkat sekolah.

Kasus ini menjadi alarm keras bahwa persoalan MBG di Sumenep tidak lagi bisa dianggap sebagai masalah biasa. Dari sekadar keluhan soal bau dan kualitas makanan, kini telah berkembang menjadi persoalan serius yang menyangkut kesehatan siswa.

Indikasi makanan basi, berbau, bahkan disebut mengandung ulat, menunjukkan adanya kegagalan dalam sistem pengawasan, pengelolaan, dan distribusi.

Minimnya respons dari pihak sekolah serta tidak adanya pihak yang siap memberikan klarifikasi langsung semakin memperkuat kesan lemahnya tanggung jawab di lapangan.

Kini, sorotan tertuju pada pemerintah daerah dan penyelenggara program, termasuk SPPG Syita Ananta Talang. Fakta sudah muncul, pengakuan sudah ada, dan korban sudah terjadi. Pertanyaannya, apakah akan ada tindakan tegas?, Atau persoalan ini akan kembali berulang tanpa perubahan?.

Baca Juga :  Dari Terdakwa Tipikor ke Kursi Kepala Diskominfo: Nama Indra Wahyudi Kembali Jadi Sorotan

Dalam situasi krisis yang menyangkut kesehatan siswa, publik menilai seharusnya pihak sekolah bersikap terbuka dan responsif, bukan justru sulit ditemui.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Sekolah SDN Juluk II dan penanggung jawab MBG masih terus dilakukan.

Berita Terkait

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:01 WIB

SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Berita Terbaru

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 19:57 WIB