Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Dugaan serius terkait kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di SPPG Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Arqom. Warga menilai makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat tidak layak konsumsi karena diduga sudah rusak dan berbau.

Berdasarkan dokumentasi yang beredar, terlihat beberapa menu seperti tempe ungkep, ayam ungkep, dan tahu ungkep dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Pada makanan tersebut tampak lapisan putih menyerupai jamur serta perubahan tekstur, yang diduga akibat makanan sudah lama atau tidak disimpan dengan standar yang semestinya.

Baca Juga :  Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat karena program MBG seharusnya bertujuan meningkatkan kualitas gizi, bukan justru berpotensi membahayakan kesehatan penerima.

Seorang perempuan asli Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, berinisial UL, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas makanan yang dibagikan.

“Kalau dilihat dari kondisinya, makanan ini jelas tidak layak dimakan. Ada yang sudah berubah warna dan seperti berjamur. Ini sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi,” tegas UL saat diwawancarai, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga :  BBS Mobile Hadirkan Fitur “Sekali Klik Temukan ATM Terdekat”, BPRS Bhakti Sumekar Mantapkan Transformasi Digital

Menurut UL, persoalan ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut keselamatan penerima manfaat serta penggunaan anggaran negara. Ia mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) RI untuk segera melakukan audit terhadap operasional SPPG Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep.

“Kami meminta Badan Gizi Nasional segera turun tangan melakukan audit. Jangan sampai program negara yang tujuannya meningkatkan gizi justru malah membagikan makanan yang diduga sudah rusak,” ujarnya.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru