SUMENEP, Jatim Kita – Dugaan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite ke sejumlah jeriken yang ditempatkan di dalam mobil Toyota Avanza putih memicu sorotan tajam masyarakat. Video yang merekam aktivitas tersebut beredar luas di sejumlah grup WhatsApp pada Selasa (9/9/2026).
Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat sejumlah jeriken berada di dalam mobil. Seorang pria mengenakan kaos kuning tampak berada di area pengisian BBM di SPBU yang beralamat di Jalan Trunojoyo Nomor 125, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Aktivitas tersebut menjadi sorotan karena terjadi ketika masyarakat tengah mengeluhkan sulitnya memperoleh Pertalite. Di sejumlah SPBU, pengendara bahkan harus mengantre panjang dan menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan serius: untuk apa Pertalite tersebut dimasukkan ke dalam jeriken, siapa yang membelinya, berapa volumenya, dan apakah pembelian tersebut benar-benar memenuhi ketentuan yang berlaku?
Pertalite memang berstatus Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Penggunaan jeriken untuk pembelian tidak otomatis merupakan pelanggaran karena terdapat mekanisme tertentu bagi sektor pengguna yang diperbolehkan. Namun, pembelian tersebut harus memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan, termasuk mekanisme Surat Rekomendasi bagi pengguna tertentu.
Karena itu, keberadaan sejumlah jeriken yang terlihat berada di dalam kendaraan dalam video tersebut patut mendapat penjelasan terbuka. Terlebih, apabila pembelian dilakukan dalam jumlah besar, harus dapat dipastikan apakah pembeli merupakan pengguna yang berhak dan apakah terdapat dokumen atau Surat Rekomendasi yang sah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










