“Survei akreditasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan seluruh pelayanan yang diberikan kepada masyarakat telah sesuai dengan standar mutu dan keselamatan pasien yang ditetapkan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit. Bagi kami, akreditasi bukan sekadar mengejar predikat, melainkan membangun budaya mutu yang diterapkan dalam setiap proses pelayanan,” ujar dr. Erliyati saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).
Ia menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan menjelang pelaksanaan survei, di antaranya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP), hingga mengoptimalkan pelayanan yang berfokus pada keselamatan pasien.
Menurutnya, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, aman, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami terus membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi kolaborasi, integritas, dan profesionalisme. Harapannya, masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas sekaligus merasa aman dan nyaman selama menjalani proses perawatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Erliyati menegaskan bahwa hasil survei akreditasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk menyusun berbagai program peningkatan mutu pelayanan di masa mendatang. Seluruh rekomendasi yang diberikan tim surveior KARS akan dijadikan acuan dalam melakukan penyempurnaan sistem pelayanan secara berkelanjutan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









