Siapa Bertanggung Jawab? Sertifikasi SPPG Rubaru Belum Tuntas, Dua Nama Anggota DPRD Terseret

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi semakin memanas karena publik melihat adanya tarik-ulur pernyataan yang tidak saling menguatkan. Di satu sisi, fasilitator menyebut tanggung jawab ada pada lembaga. Di sisi lain, pihak lembaga memberi sinyal adanya peran pihak eksternal. Sementara itu, Ersat yang namanya turut disebut dalam isu kemitraan memilih diam tanpa penjelasan.

Baca Juga :  Puncak HPSN 2026 DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Penanaman Pohon di Jalan Lingkar Timur

Minimnya transparansi memicu kekhawatiran akan kaburnya akuntabilitas. Pengamat kebijakan lokal menilai, ketika pejabat publik terseret dalam polemik administratif, sikap terbuka bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban moral. Tanpa penjelasan yang jelas, publik berisiko disuguhi narasi yang simpang siur dan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan terhadap lembaga maupun wakil rakyat.

Hingga berita ini diterbitkan, status kelengkapan sertifikasi di SPPG Rubaru masih belum jelas. Tidak adanya satu pihak yang secara tegas menyatakan bertanggung jawab penuh membuat polemik terus bergulir. Publik kini menanti langkah konkret dan pernyataan resmi yang tidak lagi bersifat normatif, melainkan menjawab langsung siapa yang seharusnya menuntaskan persoalan ini.

Baca Juga :  Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru