Menunggu 3 Jam, Konferensi Pers Kapolda Jatim Mengundang Kekecewaan Jurnalis Sumenep

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi ini memunculkan kritik tajam terhadap manajemen kegiatan yang dinilai tidak menghargai kerja jurnalistik. Tidak adanya komunikasi yang jelas sejak awal hingga pembatalan acara dianggap sebagai bentuk buruknya koordinasi sekaligus minimnya penghormatan terhadap media.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, hanya memberikan pernyataan singkat saat dikonfirmasi. “Kapolda dalam agenda kerja,” ujarnya.

Baca Juga :  SPPG Lenteng Timur 3 Diduga Terus Menerobos Aturan BGN, Kepala SPPI Korwil Sumenep Memilih Bungkam

Namun, pernyataan tersebut dinilai tidak menjawab substansi persoalan, terutama terkait alasan pembatalan mendadak setelah jurnalis menunggu berjam-jam, termasuk penarikan barang bukti yang telah disiapkan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, kasus kokain seberat 27,83 kilogram ini merupakan perkara serius yang menyita perhatian publik. Ironisnya, penyampaian informasi justru diwarnai ketidakpastian, pembatalan mendadak, hingga penarikan barang bukti dari lokasi kegiatan.

Baca Juga :  RS Baghraf Health Care Resmi Layani BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Sumenep Kian Luas

Peristiwa ini menjadi catatan keras bagi institusi publik, khususnya aparat penegak hukum, agar lebih menghargai waktu, profesionalisme, serta pentingnya komunikasi terbuka kepada media. Mengabaikan jurnalis sama halnya dengan mengabaikan hak publik untuk memperoleh informasi.

Berita Terkait

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:01 WIB

SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Berita Terbaru

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 19:57 WIB