Menunggu 3 Jam, Konferensi Pers Kapolda Jatim Mengundang Kekecewaan Jurnalis Sumenep

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 16:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Pelaksanaan konferensi pers Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., di Polres Sumenep, Selasa (14/4/2026), menuai sorotan tajam dari kalangan jurnalis. Agenda yang seharusnya berlangsung tepat waktu justru molor hingga sekitar tiga jam tanpa kejelasan, sebelum akhirnya batal digelar.

Konferensi pers yang sedianya berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Sumenep tersebut dijadwalkan membahas pengungkapan temuan narkotika jenis kokain seberat 27,83 kilogram di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting.

Baca Juga :  Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Sejak awal, awak media telah hadir sesuai undangan resmi. Informasi yang beredar bahkan menyebut Kapolda telah bertolak dari Surabaya menggunakan helikopter dan dijadwalkan tiba di Bandara Trunojoyo sebelum menuju lokasi acara. Namun, kenyataan di lapangan justru jauh dari ekspektasi.

Selama berjam-jam, para jurnalis hanya diminta menunggu di dalam aula tanpa kepastian waktu. Tidak ada penjelasan resmi yang transparan terkait keterlambatan tersebut.

Kekecewaan semakin memuncak ketika tanpa pemberitahuan yang jelas, konferensi pers tersebut dipastikan gagal digelar. Bahkan, barang bukti yang sebelumnya telah disiapkan untuk ditampilkan kepada media, sempat ditarik kembali oleh anggota Polres Sumenep sebelum kegiatan resmi dimulai.

Baca Juga :  Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan

Kondisi ini memicu reaksi keras dari awak media yang merasa dipermainkan.

“Kami bukan tamu seremonial, kami bekerja dengan deadline. Menunggu tiga jam tanpa kepastian, lalu tiba-tiba batal, ini jelas tidak profesional,” kata Mufti Che, Jurnalis Seputar Jatim, Selasa (14/4/2026).

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru