Gawat! Menu MBG Ditolak Oleh Sekolah, SPPG Batang-batang Daya Diduga Edarkan Ayam Busuk dan Ratusan Porsi Bermasalah

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 00:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali tercoreng. SPPG Batang-batang Daya yang dikelola Yayasan Bakti Bunda Berjaya, Dusun Taroman, Desa Batang-batang Daya, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, diduga mendistribusikan makanan tidak layak konsumsi berupa ayam yang telah membusuk dan berlendir.

Temuan tersebut langsung memicu penolakan dari pihak sekolah. Ironisnya, dari ratusan paket MBG yang didistribusikan ke lembaga tersebut, hanya lima ompreng yang dinilai masih layak konsumsi, sementara sisanya dalam kondisi bermasalah.

Baca Juga :  Dari 89 SPPG, 13 Dilaporkan Cemari Lingkungan: DLH Sumenep Lakukan Inspeksi dan Penindakan

Menu MBG yang seharusnya menjadi sumber pemenuhan gizi justru dinilai berpotensi membahayakan kesehatan siswa.

Ketua Yayasan Taklimus Shibyan, K.H. Irsyad Taklmus Shibyan, menegaskan bahwa kejadian ini bukan yang pertama, melainkan telah berulang. Ia menyebut, dari ratusan paket MBG yang didistribusikan, ditemukan sejumlah menu bermasalah.

“Ini daging ayam yang bau itu sudah dua kali, dulu dan tadi. Yang tadi bukan hanya bau, akan tetapi sudah berbau busuk,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga :  Dinsos Pilih Tutup Mata Penyaluran Bantuan modal UMKM Rp3 Juta Diduga Ada Praktik Pungli

Ia menggambarkan kondisi makanan yang diterima sangat memprihatinkan. Tidak hanya ayam, buah yang disertakan pun dilaporkan dalam kondisi tidak layak.

“Bukan hanya bau, tapi sudah busuk dan berlendir. Saat ayam geprek dibuka, bagian dalamnya sudah rusak dan keluar lendir. Yang pasti ayamnya sudah lama, kemungkinan sisa dari sebelumnya. Bahkan buah salaknya juga ada yang busuk,” tegasnya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak sekolah langsung memanggil kepala dapur SPPG untuk memastikan kondisi makanan secara langsung.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru