SUMENEP, Jatim Kita – Gerakan Pemuda Ansor di usia ke-92, kian menegaskan eksistensinya sebagai organisasi kepemudaan yang tak hanya kuat dalam nilai dan ideologi, tetapi juga konsisten hadir melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Kiprah tersebut mendapat apresiasi dari anggota DPRD Sumenep dari Partai Kebangkitan Bangsa, M. Muhri.
Muhri menilai, kematangan usia GP Ansor seharusnya semakin memperkuat peran organisasi dalam menjawab berbagai persoalan kebangsaan, terutama di tingkat lokal seperti Sumenep. Ia melihat, selama ini GP Ansor telah menunjukkan langkah konkret yang membuktikan bahwa gerakannya tidak berhenti pada tataran gagasan.
“Saya berharap di usia ke-92 ini, Ansor terus hadir menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan kebangsaan,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Lebih lanjut, ia mengaku bangga dengan keterlibatan aktif kader Ansor dalam merespons persoalan sosial. Menurutnya, kehadiran mereka di lapangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya bangga ketika sahabat-sahabat Ansor hadir langsung menjawab persoalan sosial di Sumenep. Seperti aksi bersih sungai yang dilakukan baru-baru ini, itu sangat membantu lingkungan dan masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Muhri juga menaruh perhatian pada program inovatif GP Ansor di Kecamatan Lenteng yang menginisiasi pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu melalui konsep satu desa satu rumah. Program tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian yang nyata dan berdampak langsung.
“Aksi Ansor Lenteng membangun rumah untuk kaum lemah dengan konsep satu desa satu rumah itu luar biasa. Ini bentuk kepedulian sosial yang sangat konkret,” tambahnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









