Skema Gelap Dugaan Pemotongan Bansos PKH di Pakondang Terbongkar, Seruan Penindakan Hukum Kian Menguat

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kartu ATM dicairkan tanpa sepengetahuan pemilik, lalu uangnya dikasih tidak sesuai jumlah yang masuk,” ungkap seorang warga.

S sendiri mengaku hanya menerima Rp2,1 juta. Namun setelah isu pemotongan ramai diperbincangkan, MH tiba-tiba datang dan memberikan tambahan Rp2,5 juta, mengklaim itu sebagai “tambahan bantuan”. Warga menilai tindakan mendadak tersebut janggal dan memperkuat dugaan adanya praktik penggelapan dana bantuan.

Desakan Warga: Usut Tuntas dan Hadirkan Penegak Hukum

Warga Desa Pakondang mendesak pemerintah desa, pendamping PKH, hingga Dinas Sosial Kabupaten Sumenep untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh.

Baca Juga :  Pendamping Persilahkan KPM Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pemotongan Bantuan PKH di Sumenep

“Kami hanya ingin hak kami diberikan utuh. Kalau ada oknum yang bermain, harus diproses hukum,”ujar seorang KPM.

Tokoh Pemuda: Tindakan Tersebut adalah Kejahatan Sosial

Tokoh pemuda Desa Pakondang, Imam Kachonk, mengecam keras dugaan praktik pemotongan tersebut. Ia menyebutnya sebagai tindakan kriminal yang menzalimi masyarakat miskin.

“Ini perbuatan keji dan tidak bermoral. Tidak boleh ada siapapun yang mengambil hak warga miskin,” tegas Imam.

Baca Juga :  Nama Kepala Diskominfo Sumenep Muncul dalam Kutipan BAP Kasus Dugaan Korupsi BSPS 2024

Menurutnya, ketidaktahuan warga sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk meraup keuntungan pribadi.

“Bansos itu hak orang miskin. Memotongnya berarti mencuri dari orang yang sudah kesulitan hidup,” ujar Imam dengan nada tegas.

Imbauan Pemeriksaan Massal dan Kehadiran Bank Penyalur

Imam meminta seluruh KPM PKH di Desa Pakondang untuk segera memeriksa data bantuan masing-masing.

“Kami sarankan semua KPM melakukan kroscek. Jangan anggap kasus ini hanya menimpa satu dua orang,” ujarnya.

Penulis : Dyt

Editor : Mufti Che

Berita Terkait

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep
Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan
Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik
Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum
Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas
Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor
SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Program MBG
Alarm Bahaya MBG di SPPG Lenteng Barat: Makanan Diduga Busuk Lolos dari Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:32 WIB

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:43 WIB

Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:59 WIB

Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:54 WIB

Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas

Berita Terbaru