Skema Gelap Dugaan Pemotongan Bansos PKH di Pakondang Terbongkar, Seruan Penindakan Hukum Kian Menguat

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id— Dugaan praktik pemotongan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, kini mencuat ke publik. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai melakukan pengecekan ke bank penyalur untuk mencetak rekening koran, setelah mencurigai adanya ketidaksesuaian antara nominal yang diterima dengan jumlah dana yang seharusnya masuk.

Berdasarkan pengakuan beberapa warga, terdapat perbedaan mencolok antara saldo bantuan di rekening mereka dengan uang tunai yang diberikan oleh pihak yang membantu proses pencairan.

Baca Juga :  Penerima Bantuan Modal Usaha Kecil Apresiasi Pemprov Jatim Hingga Ungkap Dugaan Permintaan Komisi

“Setelah cek print out di bank, ternyata bantuannya jauh lebih besar dari yang kami terima,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya disamarkan.

Selisih Mencolok, Warga Mulai Angkat Suara

SM, warga Dusun Pakondang Daya, mengaku hanya menerima Rp800 ribu untuk periode September–November 2025. Padahal, catatan bank menunjukkan bantuan sebesar Rp3,45 juta.

KPM lainnya, HN, mengalami hal serupa. Ia menerima hanya Rp1,2 juta, sedangkan di rekeningnya tercatat Rp2,55 juta.

“Uang itu dikasih langsung oleh ketua kelompok (Rahema). Kami tidak pernah pegang struk ATM,” kata HN saat ditemui di rumahnya.

Baca Juga :  Dinilai Cacat Hukum BUMDes Meddelan Disorot: Sekitar Rp168 Juta Rupiah Penyertaan Modal Hanya Realisasi 16 Ekor Kambing

Situasi ini memicu keresahan yang meluas, mengingat dugaan praktik pemotongan diduga telah berlangsung lama tanpa diketahui secara menyeluruh oleh warga.

ATM Warga Diduga Dipegang Oknum

Dugaan lain muncul dari kasus seorang KPM berinisial S, warga Dusun Pakondang Tengah. Bantuan yang seharusnya diterimanya penuh diduga dipotong oleh oknum berinisial MH yang menguasai kartu ATM milik KPM.

Penulis : Dyt

Editor : Mufti Che

Berita Terkait

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan
Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan
Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan
Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap
SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan
SPPG Rubaru Sertifikasi Bermasalah, Holik Klaim Hanya Fasilitator dan Tak Tahu Apa-apa
Diduga Sajikan Ayam Setengah Matang, Program MBG di Pragaan Bikin Siswa Diare
Menu Bermasalah Terungkap, Kepala SPPG Jambu Tak Mampu Paparkan Sertifikasi Dapur

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:43 WIB

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:35 WIB

Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:04 WIB

Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:30 WIB

SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan

Berita Terbaru

Hukum

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:43 WIB