Kepala SPPG Legung Barat Bungkam Soal Keluhan Guru, Jawaban Singkat Tuai Tanda Tanya

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Respons Kepala SPPG Legung Barat Yayasan At-ta’awun atas keluhan guru yang disampaikan secara resmi menuai sorotan. Alih-alih memberikan penjelasan substantif, pihak yang dimintai tanggapan justru menjawab singkat tanpa menyentuh inti persoalan.

Dalam percakapan pesan singkat yang diterima redaksi, Kepala SPPG Legung Barat, Adam Ramadhan Rifa’i diminta secara langsung untuk memberikan tanggapan atas keluhan guru. Permintaan tersebut disampaikan secara jelas dan sopan, dengan harapan adanya klarifikasi atau penjelasan resmi dari pimpinan satuan pendidikan tersebut.

Baca Juga :  Beroperasi Tanpa Kelengkapan Sertifikasi, SPPG Lenteng Timur 3 Dipertanyakan: Ini Program Negara atau Uji Coba?

Namun, jawaban yang diberikan terbilang minimalis. Kepala SPPG Legung Barat hanya membalas, “sampun pak”, jawabnya saat dihubungi awak media, Rabu (21/1/2026).

Jawaban singkat itu memunculkan pertanyaan serius di kalangan guru dan publik pendidikan. Tidak adanya penjelasan lebih lanjut dinilai sebagai sikap menghindar dari tanggung jawab moral dan administratif, terlebih keluhan guru menyangkut persoalan internal yang berdampak langsung pada proses pendidikan.

Baca Juga :  Aroma Intervensi ASN Kian Menyengat di Musda IV PKBM Garut, PWMOI Jabar Desak Pemda Bertindak Cepat

Sikap diam dan jawaban normatif dari pimpinan lembaga pendidikan dinilai berpotensi memperkeruh situasi. Publik menilai, seorang kepala satuan pendidikan seharusnya tampil di garda depan untuk menjelaskan duduk perkara, bukan sekadar memberi jawaban singkat yang membuka ruang tafsir.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru