Bantuan Handtraktor Poktan Surya Tani Diduga Raib, Warga: Tak Pernah Dipakai Sejak 2021

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 22:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Bantuan handtraktor untuk Kelompok Tani (Poktan) Surya Tani, Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang dikucurkan pada 2021, diduga raib dan tidak memberikan manfaat sebagaimana mestinya.

Informasi tersebut diungkapkan oleh seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia menyebut, sejak bantuan itu diterima, tidak satu pun anggota Poktan merasakan manfaat penggunaan handtraktor tersebut.

Baca Juga :  Dua Lembaga Pendidikan Bergerak, SPPG Batang-batang Daya Dilaporkan ke Satgas MBG Usai Sajikan Ratusan Menu Ayam Basi

“Katanya dapat bantuan handtraktor, tapi sejak 2021 tidak pernah dipakai. Saya bahkan tidak pernah melihat wujud unitnya,” ujarnya, Senin (19/1/2025).

Menurutnya, isu hilangnya bantuan tersebut telah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Pasalnya, publik mengetahui Poktan Surya Tani menerima bantuan, namun keberadaan unit handtraktor itu justru tak pernah terlihat.

“Wajar kalau masyarakat heboh. Dulu ramai diberitakan dapat bantuan, tapi sekarang unitnya seperti ghaib,” katanya dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Diserang Lewat DM TikTok, Akun SPPG Rubaru 002 Sibuk Kritik Narasi namun Menghindar Saat Diminta Bukti Uji Lab Air Limbah

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Poktan Surya Tani, Asmuni, membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa unit handtraktor bantuan itu ada dan disimpan di rumahnya.

“Mohon maaf, dugaan itu tidak benar. Unit handtraktor ada di rumah saya, dan manfaatnya sudah dirasakan oleh anggota,” singkatnya.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru