‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Oleh karena itu, para pelajar diimbau untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam memanfaatkan media sosial. Endro juga menekankan pentingnya melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital.

‎“Langkah pencegahan dimulai dari kesadaran pribadi, seperti berpikir sebelum membagikan sesuatu, tidak mudah terprovokasi, dan memahami risiko hukum dari setiap tindakan di dunia maya,” tegasnya.

Baca Juga :  Sinyal Hijau dari Pemerintah Pusat, Kini Giliran Daerah Wujudkan KEK Tembakau Madura

‎Melalui program JMS ini, Kejari Sumenep berharap dapat membentuk karakter pelajar yang tidak hanya melek hukum, tetapi juga memiliki sikap kritis dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Pihak sekolah pun mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana penggunaan media sosial di kalangan pelajar semakin meningkat.

Baca Juga :  Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep

‎Dengan adanya edukasi ini, diharapkan para siswa mampu memahami pentingnya hukum tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai pedoman dalam bersikap, baik di kehidupan nyata maupun di dunia digital.

Berita Terkait

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme
Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan
Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep
Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan
Sinyal Hijau dari Pemerintah Pusat, Kini Giliran Daerah Wujudkan KEK Tembakau Madura
Pasca Telusuri Kasus MBG di Saronggi, Jurnalis Klaim Ada Indikasi Dugaan Pembungkaman
Pasca di Suspend, Dari Acar Basi ke Ulat di Sayur dan Sehelai Rambut di Nasi: SPPG Pakamban Laok 2 Abaikan Juknis MBG 

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:15 WIB

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:23 WIB

Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan

Rabu, 29 April 2026 - 18:21 WIB

‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Senin, 27 April 2026 - 20:31 WIB

Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep

Jumat, 24 April 2026 - 21:12 WIB

Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan

Berita Terbaru