Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Yayasan Mathlabul Ulum, Moh. Anwar Effendy, terkait kelengkapan enam sertifikat wajib operasional dapur SPPG semakin menuai sorotan. Pasalnya, pernyataan yang disampaikan terekam jelas dalam percakapan WhatsApp dan menunjukkan inkonsistensi jawaban.

Dalam tangkapan layar percakapan yang diterima redaksi, pihak SPPG awalnya menyatakan bahwa sertifikat utama telah dimiliki.

“6 sertifikat lagi di proses mas. Yang paling wajib salah satunya adalah SLHS dan itu kami sudah miliki dari awal,” tulis Kepala SPPG Jambu yayasan Matlabul Ulum, Moh. Anwar Effendy dalam pesan WhatsApp, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Ops Zebra Semeru 2025 

Namun saat ditanya lebih lanjut mengenai sertifikat lainnya, seperti halal dan HACCP, jawaban berubah dan tidak lagi tegas.

“Sudah aman untuk itu mas,” jawab pihak SPPG singkat, tanpa penjelasan detail status dokumen.

Ketika kembali dikonfirmasi mengenai kejelasan istilah “aman” serta status sertifikasi lanjutan seperti ISO 22000 dan ISO 45001, pihak SPPG mengakui bahwa sertifikat tersebut belum rampung.

Baca Juga :  Diduga Menyalahi Aturan, Aktivis Desak BGN Tindak Tegas SPPG Saronggi Sesuai Aturan 

“Sertifikat halal sudah kami proses itu mas kemarin, dan sertifikat-sertifikat yang lain juga sedang dalam proses,” tulisnya.

Upaya konfirmasi berikutnya terkait apakah proses sertifikasi tersebut menggunakan Surat Keterangan (Suket) sebagai dasar operasional sementara juga tidak dijawab secara tegas. Bahkan, pihak SPPG cenderung menghindari penjelasan detail.

“Mohon izin mas, maaf hanya itu yang bisa kami jawab dulu sementara, intinya semua masih dalam proses,” ucapnya, Kamis (22/1/2026).

Berita Terkait

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan
Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan
Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap
SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan
SPPG Rubaru Sertifikasi Bermasalah, Holik Klaim Hanya Fasilitator dan Tak Tahu Apa-apa
Diduga Sajikan Ayam Setengah Matang, Program MBG di Pragaan Bikin Siswa Diare
Menu Bermasalah Terungkap, Kepala SPPG Jambu Tak Mampu Paparkan Sertifikasi Dapur
Diseret Isu Dana BUMDes Ratusan Juta, Kades Meddelan Murka: “Saya Bisa Laporkan Ketua BUMDes!”

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:43 WIB

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:35 WIB

Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:04 WIB

Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:30 WIB

SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan

Berita Terbaru

Hukum

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:43 WIB