Program Mulia Prabowo dan Etika yang Terluka di Panggung Kekuasaan SPPG Guluk-guluk

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lahir dari sebuah gagasan besar: negara harus hadir sampai ke piring rakyatnya. Ia bukan sekadar distribusi pangan, melainkan investasi peradaban tentang bagaimana anak-anak Indonesia tumbuh dengan perut kenyang, gizi cukup, dan masa depan yang tidak hancur oleh kemiskinan struktural.

Di tangan Prabowo Subianto, program ini diusung sebagai misi negara, bukan proyek musiman. MBG adalah janji untuk membangun generasi, bukan sekadar membagikan makanan.

Baca Juga :  Diduga Lalai dan Kejar Untung, Menu MBG SPPG Jambu Dikecam Wali Murid

Namun idealisme, sebagaimana sejarah sering membuktikan, selalu diuji paling keras di lapangan. Dan di Guluk-Guluk, Sumenep, retakan itu muncul bukan dari panci gosong atau sayur kurang garam, melainkan dari sikap orang yang memegang kendali dapur itu sendiri.

Etika yang Retak di Dapur Negara

Sikap defensif dan nada tinggi Kepala SPPG Guluk-Guluk, Qiwam MH, saat dikonfirmasi mengenai legalitas dan sertifikasi dapur MBG bukan sekadar persoalan komunikasi buruk. Itu adalah cermin kecil tentang bagaimana amanah publik bisa berubah menjadi tameng kekuasaan.

Baca Juga :  Koncolawes Champions Clash 2025 Resmi Dibuka, 72 Tim Siap Bersaing dalam Turnamen Futsal Bergengsi

Kalimat “Sampean sudah baca juknis tidak?” yang disampaikan dengan nada membentak seolah menegaskan satu hal: bertanya dianggap mengganggu, kritik dianggap ancaman. Padahal dalam republik yang sehat, justru pertanyaanlah yang menjaga kekuasaan tetap waras.

Ketika pejabat mulai alergi terhadap klarifikasi, di situlah bahaya mulai tumbuh diam-diam.

Konfirmasi pewarta terhadap Qiwam bahkan mempertebal kesan itu. Dalam percakapan yang tegang, ia melontarkan ungkapan bernuansa Madura:

Berita Terkait

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep
SPPG Bermasalah, Kritik Dibungkam: SPPI Sumenep Dinilai Tak Serius Tangani MBG
Ketika MK Mengingatkan Republik: Polisi, Kekuasaan Sipil, dan Batas-Batas Konstitusi yang Dilanggar
BOBIBOS Guncang Dunia BBM !
Quovadis Ahli Gizi dalam MBG

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:57 WIB

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:04 WIB

SPPG Bermasalah, Kritik Dibungkam: SPPI Sumenep Dinilai Tak Serius Tangani MBG

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:11 WIB

Program Mulia Prabowo dan Etika yang Terluka di Panggung Kekuasaan SPPG Guluk-guluk

Minggu, 16 November 2025 - 19:21 WIB

Ketika MK Mengingatkan Republik: Polisi, Kekuasaan Sipil, dan Batas-Batas Konstitusi yang Dilanggar

Minggu, 16 November 2025 - 19:10 WIB

BOBIBOS Guncang Dunia BBM !

Berita Terbaru

Hukum

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:43 WIB