IWO Sumenep Ultimatum Disdik dan Kemenag: Segera Terbitkan Surat Edaran, Hentikan Intimidasi Guru Saat Pendistribusian MBG

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep melontarkan desakan keras kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan Kementerian Agama Kabupaten Sumenep agar segera mengambil langkah tegas atas dugaan intimidasi terhadap guru dalam pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program yang merupakan bagian dari kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, dinilai sebagai program yang sangat baik dan mulia. Namun, jika dalam pelaksanaannya justru diwarnai praktik intimidasi, maka hal itu tidak hanya mencederai pelaksanaan di daerah, tetapi juga berpotensi mencoreng wajah program di mata publik.

Baca Juga :  Kepala SPPG Legung Barat Bungkam Soal Keluhan Guru, Jawaban Singkat Tuai Tanda Tanya

Imam Mustain Ramli, Ketua Ikatan Wartawan Online Sumenep mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah catatan terkait praktik intimidasi yang diduga dilakukan oleh oknum SPPG.

“Kami mengantongi catatan, ada beberapa SPPG yang melakukan intimidasi kepada guru yang mempublish pendistribusian Makan Bergizi Gratis. Kepada SPPG jangan sewenang-wenang, dengan alasan memberikan insentif kepada Koordinator sekolah. SPPG bisa melakukan intimidasi guru melalui kepala sekolah,’ ungkapnya, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, praktik semacam ini tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap program yang sejatinya membawa manfaat besar.

Baca Juga :  Pelarian Pelaku Pembacokan di Lenteng Berakhir, Polres Sumenep Tangkap Tersangka di Sampang

IWO Sumenep menegaskan bahwa guru harus berada dalam posisi aman dan tidak boleh ditekan dalam menjalankan fungsi pengawasan di lapangan.

“Kami secara tegas mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan Kementerian Agama Sumenep untuk segera menerbitkan Surat Edaran resmi yang menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap praktik intimidasi dalam pendistribusian Makan Bergizi Gratis di sekolah. Guru tidak boleh dibungkam oleh tekanan apa pun dan harus dijamin keberanian serta perlindungannya untuk menyampaikan setiap temuan di lapangan,” tegasnya.

Berita Terkait

Disuspend Tak Membuat Jera: SPPG Lenteng Timur 3 Kembali Diduga Langgar Juknis, MBG Datang Saat Sekolah Kosong
Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep
Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan
Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik
Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum
Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas
Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor
SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Program MBG

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 00:26 WIB

IWO Sumenep Ultimatum Disdik dan Kemenag: Segera Terbitkan Surat Edaran, Hentikan Intimidasi Guru Saat Pendistribusian MBG

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:08 WIB

Disuspend Tak Membuat Jera: SPPG Lenteng Timur 3 Kembali Diduga Langgar Juknis, MBG Datang Saat Sekolah Kosong

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:32 WIB

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:43 WIB

Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik

Berita Terbaru