Pemberian makanan pendamping ASI secara benar dan berkualitas menjadi hal penting pertumbuhan bayi hingga usia dua tahun menjadi titik kritis terjadinya masalah gizi yang dapat bersifat kronis.
Bundi, seorang ilmuwan mengembangkan teori 8000 hari kehidupan sebagai ekstensi dari teori 1000 HPK (titik kritis pertama pertumbuhan) sebagai peluang kritis kedua pacu tumbuh yaitu usia remaja. Pertumbuhan optimal dari masa janin hingga remaja adalah modal Indonesia Emas memasuki usia produktif 2045.
Keterlibatan Ahli Gizi dalam MBG Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya luhur untuk mewujudkan Generasi Emas. Dalam implementasinya program MBG cukup banyak mengalami masalah termasuk yang paling krusial adalah keracunan pada anak sekolah akibat praktek penyelenggaraan yang kurang terkontrol. Peraturan Presiden No.83/2024 Bab III menyebutkan, struktur Organisasi dalam Badan Gizi Nasional terdiri dari unsur pimpinan dilengkapi dengan empat Deputi. Organisasi BGN juga dilengkapi dengan Dewan Pengarah yang terdiri dari tokoh negara, tokoh agama, tokoh Masyarakat, dan para purnawirawan TNI/Polisi/ASN dan akademisi.
Terlepas dari penilaian status gizi dan kesehatan, Ahli Gizi dibekali ilmu terkait pengolahan makanan, zat gizi yang terkandung dalam bahan makanan, proses pemasakan untuk menghindari terjadinya kerusakan gizinya, pemorsian makanan sesuai dengan kebutuhan gizi, risiko sakit akibat makanan (food borne disease), hingga hygiene sanitasi pada penjamah makanan dan tempat pengolahan.
Penulis : Ni Ketut Aryastami
Editor : Mufti Che
Sumber Berita: SINDOnews
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya









