Umbul-Umbul Nasdem Membahayakan Pengendara: Panitia Dinilai Abai dan Ceroboh

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id — Kelalaian panitia kegiatan Partai Nasdem mendapat sorotan tajam dari warga setelah umbul-umbul acara yang seharusnya sudah diturunkan justru dibiarkan menjuntai di tepi jalan nasional. Akibatnya, seorang pengendara hampir mengalami kecelakaan karena tersangkut atribut partai tersebut.

“Saya hampir jatuh kena umbul-umbul partai Nasdem. Ini jalan nasional, banyak pengendara melintas. Kalau terjadi kecelakaan, siapa bertanggung jawab?,” ujar warga yang nyaris celaka tersebut berinisial SI, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga :  Pernyataan Kontroversial Kepala SPPG Guluk-Guluk Dinilai Provokatif dan Berpotensi Langgar Aturan Presiden RI

Ia menegaskan bahwa panitia tidak hanya bertanggung jawab pada pemasangan atribut, tetapi juga wajib memastikan pembongkaran dilakukan tepat waktu untuk menghindari potensi kecelakaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini jelas keteledoran. Panitia Nasdem harusnya paham prosedur pemasangan dan pembukaan. Bukan malah membiarkan atributnya membahayakan orang,” tambahnya.

Kondisi umbul-umbul yang dibiarkan terpasang tanpa kontrol dinilai sebagai bukti kurangnya kepedulian terhadap keselamatan publik. Terlebih, lokasi kejadian berada di jalan nasional yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi.

Baca Juga :  Skandal MBG Bau di Pasongsongan Viral di TikTok, Wali Murid Murka: “MBG Busuk, Jangan Diberikan ke Anak!”

Hingga berita ini diturunkan, pihak Partai Nasdem maupun panitia pelaksana kegiatan belum memberikan klarifikasi terkait kelalaian tersebut. Warga meminta pihak berwenang mengambil tindakan agar insiden serupa tidak kembali terjadi, mengingat keselamatan pengguna jalan adalah prioritas yang tidak boleh diabaikan.

Berita Terkait

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan
Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara
Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep
Kerugian Negara Mencapai Rp500 Juta Lebih, Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Korupsi
Fakta dari Camat dan Wali Murid Menguat, SPPG Syita Ananta dan Kepala Sekolah Dipertanyakan Publik

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:42 WIB

Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎

Selasa, 28 April 2026 - 22:27 WIB

Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 21:43 WIB

Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara

Jumat, 24 April 2026 - 15:26 WIB

Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep

Berita Terbaru