Praktik Gelap Oknum Petugas Diduga Meminta Komisi Rp500 Ribu, Kadinsos Sumenep Perintah Klarifikasi 

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Namun di sisi lain, seorang penerima bantuan Program KIP JAWARA dan Program Jatim Puspa di Kabupaten Sumenep yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mengalami tekanan setelah dana bantuan cair.

Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima dan menilai program tersebut sangat membantu pelaku usaha kecil yang tengah merintis usaha.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Bantuan ini sangat berarti untuk usaha kecil kami,” ujarnya kepada tim media, Jumat (19/12/2025).

Baca Juga :  Keamanan Pangan MBG di SPPG Saronggi Disorot: SOP Makanan Basi Tak Jelas, dan Sertifikasi Dipertanyakan

Namun rasa syukur itu berubah menjadi kegelisahan setelah adanya permintaan uang sebesar Rp500 ribu oleh oknum petugas, dengan dalih sebagai bentuk “ucapan terima kasih” karena telah membantu proses pencairan bantuan.

“Tidak ada penjelasan sebelumnya soal biaya atau potongan apa pun. Permintaan itu baru muncul setelah dana cair,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat para penerima bantuan berada dalam posisi tertekan dan serba salah.

“Kami ini masyarakat kecil. Kalau diminta seperti itu, bingung mau menolak. Ada rasa takut kalau nanti bantuan ke depan jadi bermasalah,” katanya.

Baca Juga :  SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan

Pengakuan tersebut menjadi sorotan serius, mengingat bantuan sosial pemerintah melalui Program KIP JAWARA dan Program Jatim Puspa seharusnya diterima secara utuh tanpa pungutan atau komisi dalam bentuk apa pun, sebagaimana diatur dalam ketentuan dan petunjuk teknis penyaluran bantuan sosial.

Jika dugaan tersebut terbukti, praktik ini dinilai berpotensi mencederai semangat program bantuan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan, kemandirian ekonomi, serta perlindungan bagi kelompok masyarakat rentan.

Berita Terkait

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan
Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan
Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan
Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap
SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan
SPPG Rubaru Sertifikasi Bermasalah, Holik Klaim Hanya Fasilitator dan Tak Tahu Apa-apa
Diduga Sajikan Ayam Setengah Matang, Program MBG di Pragaan Bikin Siswa Diare
Menu Bermasalah Terungkap, Kepala SPPG Jambu Tak Mampu Paparkan Sertifikasi Dapur

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:43 WIB

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:35 WIB

Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:04 WIB

Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:30 WIB

SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan

Berita Terbaru

Hukum

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:43 WIB