Viral! Menu MBG Diduga Tidak Layak Konsumsi di Pragaan, Guru Sampaikan Protes Terbuka

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 15:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi sorotan publik setelah menu yang diberikan kepada siswa diduga tidak layak konsumsi.

Dalam paket MBG tersebut, siswa menerima nasi putih, sayur kol dan mie, ayam suwir, buah jeruk, serta susu kotak. Namun perhatian publik tertuju pada olahan mie yang tampak tidak segar dan disebut-sebut telah mengalami perubahan bau yang mengarah pada kondisi basi.

Baca Juga :  Diduga Abaikan Standar Sanitasi Program Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional Suspensi Sepuluh SPPG di Sumenep 

Situasi ini kemudian memicu protes terbuka dari salah satu guru melalui unggahan di akun Facebook pribadinya. Guru berinisial AR itu menyampaikan keluhan terkait kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.

“Menu MBG mulai tidak diperhatikan, bheruuuiiii…! (basi, red),” tulisnya dalam unggahan yang menandai sejumlah guru lainnya, Selasa (19/11/2025).

Unggahan tersebut langsung mengundang respons dari warganet, khususnya para orang tua siswa yang turut menyampaikan keluhan serupa.

“Laporkan segera,” tulis salah satu warganet.

“Punya AH kls 1 MI teppa’kase beruii pak (Punya AH kelas satu MI dapat MBG yang basi, pak),” komentar warga lainnya.

Baca Juga :  Temuan IWO Sumenep Soal MBG Jadi Alarm, Satgas Siap Sidak SPPG Bermasalah

Hingga berita ini diturunkan, Satuan Pelaksana Program Pemberian Gizi (SPPG) di Kecamatan Pragaan belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan makanan basi tersebut.

Kasus ini kembali menambah daftar panjang keluhan masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG di sejumlah sekolah, terutama mengenai distribusi serta kelayakan makanan yang seharusnya memenuhi standar gizi dan keamanan pangan bagi para siswa.

Berita Terkait

MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis
Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan
Dugaan Siswa Keracunan MBG SPPG Syita Ananta Disangkal Tanpa Rekam Medis, Puskesmas Saronggi Diserang Kritik
Menu MBG Bau Lolos ke Meja Siswa, SPPG Talang Yayasan Syita Ananta Didesak Bertanggung Jawab
Ramadhan Penuh Makna, Driver Ambulance dan Relawan Sumenep Bagikan 120 Takjil dan Gelar Buka Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:57 WIB

MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:10 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:37 WIB

Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan

Berita Terbaru