Eks KPM Desa Pakondang Siap Jadi Saksi dan akan Bongkar Dugaan Pemotongan Sesuai Data Miliknya

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.Id – Kabar baru terkait dugaan penyimpangan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sumenep kembali semakin terkuak dengan adanya fakta baru.

Hal tersebut dengan adanya kesaksian dari sejumlah warga Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, yang mengaku bantuan mereka Diduga dipotong oleh Ketua Kelompok PKH setempat sejak tahun 2023.

Dengan alasan mempermudah pencairan, Rahema, Ketua Kelompok PKH Desa Pakondang. Berdasarkan pengakuan warga, sering disebut telah menguasai kartu ATM dan nomor PIN penerima manfaat sejak awal program berjalan.

Baca Juga :  Keamanan Pangan MBG di SPPG Saronggi Disorot: SOP Makanan Basi Tak Jelas, dan Sertifikasi Dipertanyakan

Namun di balik alasan tersebut, muncul dugaan kuat adanya pemotongan dana secara sepihak yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.

Salah satu warga, Inisial MK, mantan penerima manfaat PKH asal Dusun Pakondang Daya, mengungkapkan bahwa sejak pertama kali menerima bantuan, dirinya tidak pernah menarik uangnya sendiri.

“Sejak awal saya jadi penerima PKH, semua ATM dan PIN kami dikumpulkan oleh Bu Rahema. Waktu pencairan, saya hanya diberi Rp1,4 juta, padahal seharusnya Rp2 juta. Jadi ada Rp600 ribu yang hilang,” ujar MK kepada Tim Media ini, Senin (10/11/2025).

Baca Juga :  Sikap Tidak Profesional: Kepala Dapur MBG Nurul Islam Tuding Jurnalis “Cari Uang” Saat Tanya Soal Menu

Dalam kasus ini, ia bukan hanya menyampaikan narasi panjang yang hanya mengundang kecurigaan, akan tetapi siap memberikan kesaksian sesuai bukti berupa print out buku rekening yang menunjukkan adanya dua kali transaksi penarikan dalam satu hari pada waktu pencairan bantuan.

“Buku rekening saya tertulis jelas dua kali penarikan di tanggal yang sama. Jadi tidak mungkin uang saya tertukar dengan orang lain seperti alasan yang sering disampaikan Bu Rahema,” ungkapnya.

Penulis : Dyt

Editor : Mufti che

Berita Terkait

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan
Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan
Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan
Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap
SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan
SPPG Rubaru Sertifikasi Bermasalah, Holik Klaim Hanya Fasilitator dan Tak Tahu Apa-apa
Diduga Sajikan Ayam Setengah Matang, Program MBG di Pragaan Bikin Siswa Diare
Menu Bermasalah Terungkap, Kepala SPPG Jambu Tak Mampu Paparkan Sertifikasi Dapur

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:43 WIB

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:35 WIB

Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:04 WIB

Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:30 WIB

SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan

Berita Terbaru

Hukum

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:43 WIB