Jusuf Rizal Menilai Ketum APBMI Mau Monopoli di Pelabuhan, Bukan Koperasi TKBM

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Jatimkita.com — Relawan Prabowo, Pria berdarah Madura-Batak, Kanjeng Raden Haryo (KRH). HM. Jusuf Rizal, SH berang dan tuding Ketum APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia), H. Juswandi memutarbalikkan fakta yang menyebut Koperasi TKBM Pelabuhan sebagai bentuk monopoli.

Pernyataan monopoli itu disampaikan Juswandi pada Rakernas APBMI di Surabaya. Justru menurut Jusuf Rizal, APBMI itu yang mau memonopoli pekerjaan di Pelabuhan mulai dari hulu hingga hilir serta mau menghabisi eksistensi Koperasi TKBM di Pelabuhan

Baca Juga :  Hari Sumpah Pemuda ke-97, Presiden RI: Pemuda Berani Bermimpi Besar dan Tidak Takut Gagal

“Ini kejahatan pembunuhan karakter bagi Koperasi TKBM Pelabuhan. Para pekerja dan buruh sudah bekerja puluhan tahun sejak tahun 1985 mencari nafkah di pelabuhan, guna menghidupi keluarganya. Turut membantu perekonomian bangsa di Pelabuhan. Tapi pendatang baru mau mengusik dan bikin gara-gara. Karena itu Relawan Prabowo dan Serikat Pekerja akan menyikapi tuduhan tidak berdasar Juswandi,” tegas Jusuf Rizal yang juga Ketua Harian KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) itu

Kenapa Jusuf Rizal berang dan menilai ada Nita tidak baik.mau menghancurkan peran dan eksistensi Koperasi TKBM di Pelabuhan?

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Peredaran 100 Gram Sabu di Dasuk

Sebab menurut Ketum FSPTSI (Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia) itu, APBMI justru yang mau monopoli di Pelabuhan. Mereka mau kuasai pelabuhan, mulai dari hulu hingga hilir. Mereka mau atur seenak perutnya pelabuhan. Mereka mau memutarbalikkan fakta. Tapi anehnya pejabat pemerintah mau saja jadi kacungnya dengan mengabaikan nasib pekerja dan buruh yang diwadahi Koperasi TKBM.

Penulis : Bro Tommy

Editor : Mufti Che

Berita Terkait

Klaim Sesuai SOP Dipertanyakan, Wali Murid Ungkap Menu MBG Diduga Tak Layak dan Kerap Dibuang Siswa
Wali Murid Diminta Diam Oleh SPPG Pakamban Laok, Sejumlah Siswa di Pragaan Sumenep Alami Diare
Pasca Kepala SPPG Rubaru Dinilai Cari Pencitraan, Wali Murid Keluhkan Makanan Basi hingga Kekhawatiran Anak Jadi “Uji Coba”
Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan
Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan
Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan
Ngaku Sesuai SOP ke Media, Kepala SPPG Legung Barat Akui Sertifikat Belum Lengkap
SPPG Saronggi Dinilai Abaikan Standar, Menu Bermasalah Dipertanyakan: Klaim SOP Berbanding Terbalik dengan Fakta Lapangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:54 WIB

Klaim Sesuai SOP Dipertanyakan, Wali Murid Ungkap Menu MBG Diduga Tak Layak dan Kerap Dibuang Siswa

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:15 WIB

Wali Murid Diminta Diam Oleh SPPG Pakamban Laok, Sejumlah Siswa di Pragaan Sumenep Alami Diare

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:45 WIB

Pasca Kepala SPPG Rubaru Dinilai Cari Pencitraan, Wali Murid Keluhkan Makanan Basi hingga Kekhawatiran Anak Jadi “Uji Coba”

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:43 WIB

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:35 WIB

Pengakuan Plin-plan Kepala SPPG Jambu Soal Sertifikat, Dapur MBG Terancam Langgar Aturan

Berita Terbaru

Hukum

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:43 WIB